Browsing Kategori: "Cerpen"

Cerpen

Cerpen menghimpun cerita pendek yang dikirimkan penulis lintas generasi untuk menambah warna dalam pemberitaan ringan seperti Ciuman Terakhir untuk Ibu

Dendam dari Liang Lahat

Rada sempoyongan seperti mabuk dia menyusuri jalan setapak yang bersisian dengan sungai kecil. Dia berjalan sambil menahan perutnya yang keroncongan.

Hari yang Baik untuk Berburu

Aku pikir, hari ini adalah hari yang baik untuk berburu, karena hari ini adalah hari keberuntunganku. Babi hutan akan mudah aku taklukkan tanpa kesulitan yang berarti.

Hutan Lapar

Akibatnya, banyak hewan pemakan tumbuhan mati kelaparan, yang berarti ini adalah bencana pula bagi pemangsanya. Si burung hantu tidak yakin dia bisa bertahan hidup hingga esok jika malam ini dia gagal lagi menemukan mangsa.

Perahu Danau Perahu

Sinar matahari seperti tak mampu menembus cemara-cemara hutan yang tinggi dan mengitari danau bagai pagar, membuat kabut di sekeliling danau seperti enggan beranjak pergi.

Lukisan

“Boleh. Silakan. Sudah saya terima 5 foto lukisannya. Wah bagus-bagus. Lukisan wajah ekspresif dengan hiasan seperti model surealis. Ada lukisan anak kecil realis yang lucu. Wajahnya polos. Malah ada lukisan potret. Boleh saya publish di…

Keberangkatan

Mengabrasi sepanjang tepian, membentuk teluk-teluk baru, tanjung-tanjung baru. Kadang serupa keluk manis mata keris, kadang melingkar seolah ular menghindar, namun lebih sering berupa sudut-sudut tajam kaki segi tiga: patahan-patahan putus…

Pohon Cemara yang Menangis

Aku menoleh. Tampak Noly melambai-lambaikan tangan memberi isyarat agar aku berhenti. Cukup pintar untuk anak seusia dia. Sudah tahu bahasa tubuh.