Dimusnahkan, Miras Tak Bertuan dari Pesawat Garuda

SELASA, 3 JANUARI 2017

MANOKWARI — Sebanyak 72 botol minuman keras (miras) tak bertuan, jenis Vodka dan Bir Kaleng, ditemukan anggota Polsek Bandara Rendani, Manokwari, dari pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 690. Kapolsek Bandara Rendani Manokwari, AKP Hamzah, ketika ditemui Selasa (3/1/2017) mengatakan, miras tersebut kemudian dimusnahkan. Pemusnahan miras sitaan tak bertuan ini, disaksikan sejumlah kalangan. Dijelaskan pula, saat miras sitaan ini ditemukan anggota polisi kawasan bandara dari atas pesawat Garuda, diduga berasal dari Bandara DEO Sorong. Miras tersebut terbungkus rapi dalam sebuah karton dan dilapisi plaster warna kuning. Namun barang tersebut tidak tercantum nama dan alamat pemiliknya. Miras itu sudah dimusnahkan pada Sabtu (31/12/2017). Pemusnahan miras ini disaksikan langsung sejumlah pejabat, di antaranya, Kepala Bandara Rendani Manokwari, Kapolsek Kawasan Bandara, TNI AU dan TNI AD, Basarnas Papua Barat, Kanit Reskrim Bandara Rendani Manokwari, sejumlah staf dari dinas perhubungan di Bandara Rendani Manokwari, Porter Bandara, dan masyarakat yang ada di areal bandara.

Pemusnahan miras di dalam kawasan Bandara Rendani Manokwari.

Miras tak bertuan ini, saat ditemukan pernah diumumkan kepada sejumlah penumpang melalui layanan informasi Bandara Rendani, namun tidak ada satu pun penumpang yang mengaku barang tersebut miliknya. Setelah diumumkan berulang kali di layanan informasi, miras tersebut akhirnya dibawa ke kantor Polsek kawasan bandara untuk disimpan menunggu pemiliknya datang mengambil. Setelah menunggu beberapa hari, sang pemilik miras tidak muncul juga sehingga Polsek Kawasan Bandara Rendani  mengambil sikap agar miras tersebut dimusnahkan saja.

Kepala Bandara Rendani Manokwari, Wahyu, ketika dikonfirmasi terkait pemusnahan miras ini, membenarkan miras yang telah disita dan telah diamankan anggota Polsek Kawasan Bandara Rendani. Dijelaskan pula, diduga miras yang ikut di pesawat Garuda ini, kemungkinan tidak melalui mesin X-Ray bandara sehingga petugas tidak melakukan penyitaan saat akan naik pesawat. Mestinya seluruh barang bawaan penumpang harus melalui X-Ray, jika penumpang membawa miras akan kelihatan di mesin X-Ray tersebut.

Jurnalis: Takdir / Editor: Satmoko / Foto: Takdir

Lihat juga...