Tim SAR Lampung Gelar Operasi Pencarian Korban Arus Deras Sungai Way Rilau

RABU, 22 FEBRUARI 2017

LAMPUNG — Tim Kantor Search and Rescue (SAR) terus melakukan pencarian terhadap korban terseret arus Sungai Way Rilau di Desa Mada Jaya, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Rabu (22/2/2017). Korban atas nama M. Yunus (15), dilaporkan hilang trseret derasnya arus sungai tersebut sejak Selasa (21/2/2017) sore sekitar pukul 15.40 WIB, dan hingga siang ini belum ditemukan.

Tim SAR Lampung menyisir Sungai Way Rilau.

Humas Kantor SAR Lampung, Deni Kurniawan, mengatakan, korban merupakan siswa sebuah pesantren di wilayah Desa Mada Jaya. Korban yang tengah mandi dan berenang di Sungai Way Rilau mendadak terseret arus yang cukup deras. Upaya pencarian oleh masyarakat, aparat desa, kepolisian dan berbagai pihak termasuk personel SAR Lampung masih terus dilakukan hingga siang ini.

Menurut Deni, Tim SAR Lampung mengerahkan belasan personel dengan dibantu peralatan perahu karet (rubber boat) dan rafting untuk menyisir aliran Sungai Way Rilau dan melakukan operasi pencarian. “Kita dibantu masyarakat dan petugas BPBD Kabupaten Pesawaran, terus melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran ke sejumlah titik yang ada di aliran Sungai Way Rilau,”ungkap Deni, dalam keterangannya kepada Cendana News, Rabu (22/2/2017).

Selain melakukan pencarian bersama masyarakat, Tim SAR Lampung juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran, dan aparat Desa Mada Jaya. Proses pencarian masih mengalami kendala akibat derasnya arus Sungai Way Rilau, pasca banjir yang melanda wilayah Kabupaten Pesawaran tersebut.

Operasi pencarian terus akan dilakukan dari lokasi korban tenggelam dan hanyut serta berkoordinasi dengan desa-desa di wilayah hilir sungai yang menjadi aliran Sungai Way Rilau tersebut. Hingga kini, ungkap Deni, proses pencarian korban yang belum ditemukan terus dilakukan dan Tim SAR Lampung mendirikan Posko di Desa Mada Jaya hingga korban ditemukan.

Perahu karet disiapkan guna memaksimalkan pencarian.

Selain melakukan  operasi pencarian, sejumlah personel SAR Lampung juga turut membantu warga di sejumlah wilayah yang dilanda banjir,  di antaranya di Bandarlampung dan Way Lima, Kabupaten Pesawaran. Selain mendirikan posko, personel SAR Lampung juga ikut membantu warga membereskan sampah-sampah dan material tanah pasca banjir mulai surut di wilayah tersebut.

Jurnalis: Henk Widi/ Editor: Koko Triarko/ Foto: Henk Widi

Lihat juga...