JUMAT 6 JANUARI 2017
JAKARTA — Satu lagi jenazah korban tragedi musibah terbakarnya Kapal Motor (KM) berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dan telah diserahkan secara langsung oleh pihak RS. Polri Raden Said Sukanto kepada perwakilan pihak keluarga korban yang bersangkutan, Jumat pagi (5/1/2017) sekitar pukul 11:00 WIB.
![]() |
| Kombes Pol. Musyafak, Wakarumkit RS. Polri Raden Said Sukanto. |
Janazah ke 22 korban meninggal dunia KM. Zahro Express tersebut belakangan berhasil teridentifikasi atas nama Ani Maryani (30), seorang perempuan yang beralamatkan di Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jenazah Ani Maryani langsung dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Tim DVI Mabes Polri berhasil mengidentifikasi dan mengenali jenazah atas nama Ani Maryani berdasarkan data primer korban, yaitu dari gigi, jenis kelamin, tinggi badan dan usia. Selain itu Tim DVI Mabes Polri juga berhasil mengenali jenazah Ani Maryani berdasarkan data sekunder korban semasa masih hidup, misalnya seperti arloji, cincin kawin, jilbab dan data pelengkap lainnya.
Penyerahan jenazah Ani Maryani tersebut diserahkan secara langsung oleh Kombes Pol. dr. Musyafak, Wakil Kepala Rumah Sakit (Wakarumkit) RS. Polri Raden Said Sukanto.
Tak banyak keluarga Ani Maryani yang hadir, hanya beberapa perwakilan kerabat dan keluarga yang datang langsung ke Ruang Instalasi Kedokteran Forensik (IKF) RS. Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.
“Kami serahkan satu lagi korban meninggal dunia akibat terbakarnya KM. Zahro Express secara simbolis kepada perwakilan pihak keluarga korban yang bersangkutan, satu jenazah korban berhasil diidentifikasi Tim DVI Mabes Polri tersebut atas nama Anik Maryani, perempuan 30 tahun, beralamatkan di Kampung Mekarsari, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, tinggal 2 jenazah lagi belum teridentifikasi” kata Kombes Pol. dr. Musyafak, Wakarumkit RS. Polri Sukanto, Jumat (5/1).
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono