22 Jenazah Korban KM Zahro Express di RS Polri Raden Said Sukanto

SENIN, 2 JANUARI 2017

JAKARTA — Jumlah total sementara korban meninggal dunia akibat musibah terbakarnya Kapal Motor (KM) Zahro Express hingga Senin pagi (2/1/2017) bertambah menjadi 22 orang. Semua jenazah hingga saat ini masih berada di kamar mayat atau kamar jenazah Ruang Instalasi Kedokteran Forensik, Rumah Sakit (RS) Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Kemungkinan jumlah korban tewas akibat insiden terbakarnya KM Zahro Express di sekitar perairan Muara Angke yang terjadi pada Minggu pagi (1/1/2017) tersebut masih akan bertambah. Karena hingga saat ini dilaporkan masih ada 17 penumpang lainnya yang hilang dan masih dicari keberadaannya oleh Tim Search And Rescue (SAR) di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) terbakarnya KM Zahro Express tersebut.

Suasana sekitar Ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, pagi ini.

Sebelumnya diberitakan, jumlah korban tewas akibat terbakarnya KM Zahro Express mencapai 20 orang, kemudian ditambah lagi dengan kedatangan 2 jenazah yang tiba pada Minggu malam (1/1/2017) di RS Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur. Dengan demikian total jenazah yang dibawa ke RS Raden Said Sukanto totalnya 22 orang. Kedua jenazah tersebut diangkut dengan menggunakan dua ambulance.  Menurut keterangan tim medis, menduga kemungkinan kedua jenazah tersebut meninggal dunia akibat tenggelam karena panik menyelamatkan diri dengan cara meloncat dari KM Zahro Express di sekitar TKP perairan Muara Angke, Jakarta Utara, namun tanpa menggunakan alat keselamatan (pelampung).

Pantauan Cendana News langsung dari Ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Raden Said Sukanto, Senin pagi (2/1/2017) hingga pukul 08:00 WIB, masih belum ada aktivitas atau kegiatan di sekitar Ruang Instalasi Kedokteran Forensik RS Raden Said Sukanto. Suasana masih tampak terlihat lengang dan sepi, hanya terkihat beberapa karyawan rumah sakit yang mondar-mandir. Hingga saat ini, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Metro Jaya masih terus menunggu kedatangan pihak keluarga korban yang bersangkutan. Tim DVI Polda Metro Jaya mengimbau kepada warga masyarakat yang sekiranya keluarganya ada yang menjadi korban dalam insiden terbakarnya KM Zahro Express untuk segera mendatangi dan melapor di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal, dekat Pujasera di RS Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Semua jenazah korban insiden terbakarnya KM Zahro Express dibawa ke RS Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk mencocokkan data jumlah penumpang (manifes) dan identifikasi berdasarkan data-data dari pihak keluarga korban yang bersangkutan (antemortem). Keluarga korban hendaknya membawa semua  identitas, seperti riwayat medis pemeriksaan gigi dan sidik jari serta kelengkapan lainnya,” kata Kombes Pol. dr. Umar Shahab, Kabidokkes Polda Metro Jaya, saat dikonfirmasi wartawan, Senin pagi (2/1/2017).

Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor: Satmoko / Foto: Eko Sulestyono

Lihat juga...