Keluarga Besar TMII Rayakan Natal 2017

JAKARTA — Keluarga besar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) menggelar peringatan Natal 2017 mengusung tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintahkan Dalam Hatimu”, di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Kamis (4/1/2018) malam.

Ketua Pembina Yayasan Harapan Kita, Soehardjo Soebardi beserta istri menyalakan lilin sebagai ungkapan kerukunan umat beragama pada peringatan Natal ini.

Penyalaan lilin ini dilakukan bergantian, berlanjut Direktur Utama TMII AJ. Bambang Soetanto, Direktur Umum TMII Bambang Parikesit, Direktur Budaya TMII Sulistyo Tirtomusumo, serta Direktur Operasional dan Pengembangan TMII Maulana Cholid.

Dalam sambutannya, Direktur Budaya TMII Sulistyo Tirtokusumo mengucapkan syukur kehadiratan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas kanuria-Nya, keluarga besar TMII dapat merayakan Natal 2017, bersama.

Terkait tema Natal, Sulistyo menilai memberikan makna yang sangat luas dalam kehidupan kita sehari-hari yang menunjukkan hidup damai sejahtera yang saling membantu antar sesama dalam lingkungan masyarakat.

“Maka, kita sebagai umat manusia agar lebih memperhatikan dan membantu sesama yang membutuhkan,” ungkapnya.

Menurutnya, peringatan Natal ini juga dapat membawa damai sejahtera serta toleransi antar umat beragama. Juga dapat kita gunakan sebagai sarana untuk mawas diri terhadap segala kegiatan-kegiatan yang telah kita lakukan selama ini.

Apabila ajakan tersebut dapat kita hayati dan amalkan di dalam kehidupan, maka akan dapat diambil hikmahnya. Hal tersebut merupakan tugas mulia yang diwajibkan kepada umat manusia.

“Mengasihi sesama berarti telah mengasihi Tuhan. Mengasihi Tuhan saja berarti tidak mengasihi sesama. Tuhan berkehendak bahwa kita selayaknya melakukan kedua-keduanya, yaitu mengasihi Tuhan dan sesama,” jelas Sulistyo.

Untuk mencapai hal tersebut, kata dia, kita perlu kembangkan sikap saling menghargai, tenggang rasa dan membantu yang telah menjadi ciri khas kepribadian bangsa Indonesia.

Yang pada akhirnya dapat menumbuhkan rasa kasih sayang terhadap sesama. Sehingga pada gilirannya akan terciptanya sesuatu yang rukun dengan penuh kedamaian dan kekeluargaan.

“Bagi keluarga besar TMII, perayaan Natal 2017 ini hendaknya sanggup menyentuh jiwa sanubari kita masing-masing,” kata Sulistyo.

Ini lanjut dia, agar kita dapat memperbaiki, meningkatkan dan pengembangkan kearah yang lebih baik. Tentu lebih bermanfaat bukan hanya dalam hidup di keluarga dan masyarakat, namun dapat lebih bermanfaat bagi TMII yang menjadi tumpuan kehidupan.

Sulistyo mengajak agar keluarga besar TMII mengembangkan hidup kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Menurutnya, makna Natal harus betul-betul mewarnai kehidupan kita baik dikantor, rumah dan di masyarakat. Sehingga berkat damai sejahtera selalu dalam hati.

“Dengan perayaan natal ini, kita harapkan dapat senantiasa membawa kedamaian dan kegembiraan serta kebahagiaan bagi segenap masyarakat, khususnya keluarga besar TMII,” pungkas Sulistyo.

Ketua Pembina Yayasan Harapan Kita, Soehardjo Soebardi akan menyalakan lilin tanda kerukunan umat beragama pada Peringatan Natal keluarga Besar TMII, di Sasono Langen Budoyo TMII, Jakarta, Kamis (4/1/2018) malam-Foto: Sri Sugiarti.
Lihat juga...