Awal Musim Penghujan, Penjual Bibit Sayuran Mulai ‘Diserbu’ Pembeli

YOGYAKARTA — Menjelang datangnya musim penghujan, sejumlah penjual bibit sayuran di Sleman mulai ramai didatangi pembeli. Hal itu disebabkan karena awal musim penghujan dinilai menjadi waktu yang tepat bagi petani untuk menanam tanaman.

Harti salah seorang penjual bibit sayuran, asal Wonorejo, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, mengaku mulai kebanjian order bibit sayuran sepeti cabai rawit, cabai keriting, tomat hingga terung sejak beberapa hari terakhir.

“Semenjak turun hujan, mulai banyak yang membeli bibit. Terutama cabai rawit dan cabai keriting. Pembeli mayoritas petani, walaupun ada juga warga biasa,” katanya di Sleman, Kamis (28/9/2017).

Jika biasanya tak terlalu ramai, kini Harti mengaku bisa menjual sebanyak 25 kotak bibit dalam satu hari. Satu kotak sendiri berisi sebanyak 400 bibit dengan harga bervariasi.

Surandi, petani cabai/Foto: Jatmika H Kusmargana

“Untuk harga stabil, tidak ada perubahan. Satu kotak bibit cabai rawit itu biasa saya jual Rp55 ribu, cabai keriting Rp65 ribu, tomat Rp80 ribu, sedangkan terung Rp55 ribu,” katanya.

Sementara itu salah seorang petani, Surandi, warga Bulusan, Sarjonoharjo, Ngaglik, Sleman, mengaku membeli bibit cabai karena dinilai lebih mudah dibanding membibitkan sendiri. Ia sendiri sengaja menanam cabai di awal musim penghujan ini karena dinilainya sangat bagus untuk pertumbuhan.

“Saya lebih suka membeli karena kalau membibitkan sendiri tanggung. Karena saya menanam tidak terlalu banyak. Untuk awal musim penghujan seperti ini memang sangat cocok untuk menanam. Karena pertumbuhan tanaman akan bagus,” katanya.

Lihat juga...