Dua Kategori Rawan untuk Pilkada di Papua

SENIN, 30 JANUARI 2017

JAYAPURA — Pilkada serentak di Papua yang akan berlangsung 10 di kabupaten dan satu kota,menurut  hasil analisa Polda Papua, terdapat dua kategori rawan, yakni rawan satu dan rawan dua. Hal ini diungkapkan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Senin (30/01/2017).

Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Polda Papua membagi daerah yang menjadi kategori rawan satu, yakni di Kabupaten Sarmi, Intan Jaya, dan Kota Jayapura. Sementara, daerah rawan dua, antara lain Kabupaten Tolikara, Lanny Jaya, Nduga, Intan Jaya, Puncak Jaya, dan Kabupaten Yapen.

Menurut Kapolda Papua, seluruh daerah yang menyelenggarakan Pilkada bersifat rawan, namun hanya rawan satu dan rawan dua. Untuk rawan satu, kata Kapolda, adalah daerah yang dinamika masyarakatnya cukup tinggi dan pembauran masyarakatnya cukup besar.

“Kalau untuk rawan dua adalah daerah yang rentan adanya para pihak yang mengganggu dan menggagalkan Pilkada ini,” kata Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Personil yang disiapkan, lanjutnya, Polres sebanyak 2.790 personil yang akan terlibat pengamanan dan di-back up Polda Papua serta Brimob, sebanyak seribu pasukan. Dipersiapkan juga TNI yang dilibatkan sekitar 600-700 personil.

“Jadi, total keseluruhan sekitar  4000 lebih personil yang kita siapkan,” ujarnya.

Jumlah personil 4000 lebih ini, akan di-ploting ke wilayah-wilayah yang akan menyelenggarakan Pilkada, terlebih di beberapa wilayah yang dianggap rawan konflik dan penebalan kemanan di kabupaten yang belum memiliki satuan Polres.

“Di Intan Jaya, Nduga, dan Dogiyai, itu tidak ada Polresnya, hanya subsektor sehingga anggota terbatas. Maka, kita akan berikan penebalan keamanan di daerah itu, termasuk beberapa daerah rawan lain,” kata mantan Kapolda Papua Barat itu.

Senada hal itu, Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian tetap siagakan pasukannya untuk bantu pengamanan Pilkada di Papua. “Sesuai dengan situasi wilayah kami full siap mem-back up pengamanan Pilkada di 11 Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada. Kita dukung penuh untuk pengamanan Pilkada,” kata Mayjen TNI Hinsa Siburian.

Selain dukungan pasukan, Kodam XVII Cenderawasih berikan dukungan sarana dan prasarana guna menyukseskan Pilkada Serentak 15 Februari mendatang. “Kami mendukung sepenuhnya dengan sarana dan prasarana yang ada dalam pilkada dan dengan netralitas TNI. Kita sudah koordinasi terus dengan Bapak Kapolda, jika ada tempat-tempat yang membutuhkan pasukan, kita ajukan pasukan itu ke sana. Jadi, kita tidak hanya full di home base-nya.

Panglima Kodam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Hinsa Siburian.

Pilkada Serentak Jilid II di Papua ini akan berlangsung di 10 kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Jayapura, Dogiyai, Mappi, Yapen, Intan Jaya, Lani Jaya, Puncak Jaya, Nduga, Sarmi, Tolikara, dan Kota Jayapura.

Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta

Lihat juga...