BALIKPAPAN — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Balikpapan diminta fokus membangun dan memelihara infrastruktur jaringan pipa. Beberapa pelanggan di wilayah tertentu masih mengeluhkan kualitas air yang belum layak konsumsi. Permintaan itu dikatakan Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota (Kadin) Balikpapan, Yaser Arafat.
Ketua Kadin Balikpapan, Yaser Arafat
Ia menilai, saat ini PDAM masih belum efektif dalam pelayanan air bersih khususnya dalam pendistribusian air.
“Sekarang ini memang hujan masih mengguyur Balikpapan sehingga persediaan berlimpah, tapi PDAM juga harus perbaiki pelayanan pelanggan khususnya di dataran tinggi,” ungkapnya Jumat, (16/12/2016).
Diketahui, PDAM Tirta Manggar masih mengandalkan waduk tadah hujan sebagai pemasok utama bahan baku air bersih. Belum ada sumber air baku baru yang dimanfaatkan oleh PDAM.
Meski gangguan pendistribusian air bersih sudah tidak sering terjadi Yaser mengatakan PDAM juga harus fokus mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku industri di kota minyak ini.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Umum PDAM Tirta Manggar Gazali Rakhman menyatakan peningkatan debit air waduk berpengaruh terhadap warna, kandungan besi, zat organik dan oksigen yang mempengaruhi kualitas.
“Kami mohon maaf, saat ini kami masih terus memperbaiki pelayanan. Saat ini produksi masih melakukan pre-treatment terhadap air baku sebelum diolah,” bebernya.
Sedangkan untuk solusi tambahan air baku, dikatakannya proyek desalinasi air laut masih dalam tahap pra studi kelayakan.