SELASA 6 DESEMBER 2016
KEEROM — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Keerom sedang gencar-gencarnya membangun serta memperkenalkan dua titik pintu perbatasan Indonesia dan Papua New Guinea (PNG), agar pertumbuhan ekonomi masyarakat bertumbuh dan mengundang daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
![]() |
| Perbatasan RI-PNG, Kampung Scofro, Arso Timur, Keerom. |
Dua distrik pintu perbatasan RI-PNG di Kabupaten Keerom ini yakni Kampung Waris, Distrik Waris dan Kampung Scofro, Distrik Arso Timur mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah setempat. Pasalnya, Bupati Keerom Celcius Watae tengah mempromosikan distrik-distrik tersebut.
“Untuk di Waris sendiri sudah dibangun sejak 2009 lalu, namun masih belum ramai seperti perbatasan Negara yang ada di Kota Jayapura, tepatnya di Skouw,” kata Celcius Watae, Selasa (6/12/2016).
Dikatakannya, Pemda Keerom akan membangun Pos Lintas Batas (PLB) di kampung Scofro, Arso Timur yang sebelumnya PLB juga telah dibangun sejak 7 tahun lalu di Waris. “Sekitar bulan Juli lalu pemerintah PNG datang kunjungan ke Scofro. Mereka memprioritaskan yang Scofro dulu,” ujarnya.
Pihak PNG tengah buka jalan menuju kampung Scofro, dikatakan Watae sekitar dua kilometer lagi jalan tersebut tembus menuju Scofro yang nantinya secara bersama-sama akan membangun sebuah gerbang perbatasan kedua negara dan dilengkapi dengan pos pelintas batasnya.
“Untuk Waris sendiri, walaupun sudah awal mendahului bangun PLB, tetapi negera sebelah minta buka Scofro dulu baru Waris,” katanya.
Awalnya memang Waris dibuka duluan oleh pemerintah Indonesia, namun pihak pemerintah PNG belum membangun fasilitas seperti PLB di sebelah. Lantaran, lanjut Watae pihak PNG tengah fokus bangun insfrastruktur jalan menuju Scofro.
“Soal membangun, ini berbicara tahun anggran, kalau tahun ini tak bisa, tapi itu sudah masuk perencanaan di tahun 2017, bangun trase jalan dulu, di Scofro kami bangun pintu yang mirip di Skouw (Kota Jayapura),” ujarnya.
Hingga kini, teras Negara RI yang terkenal di Indonesia Timur hanya ada dua yakni Skouw, Kota Jayapura dan Sota, Kabupaen Merauke. Sementara kabupaten yang berbatsan langsung dengan Negara PNG seperti Pegunungan Bintang dan Keerom, ingga kini masih belum dipoles sedemikian rupa agar mendjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
![]() |
| Puluhan pelajar berdatangan di pintu gerbang Waris perbatasan RI-PNG. |
Jurnalis: Indrayadi T Hatta/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Indrayadi T Hatta.
