RABU, 7 DESEMBER 2016
BALIKPAPAN—PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan menjamin areal kedatangan bandara tidak akan tergenangi air saat hujan deras datang. Mengingat areal kedatangan bandara pernah tergenangi saat hujan deras datang. Hal itu ditegaskan General Manager AP I Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Pujiono, saat Komisi III DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum sidak ke bandara, Rabu siang (7/12/2016).
![]() |
| Komisi III DPRD Balikpapan sidak ke Bandara Sultan Aji Muhaamd Sulaiman Sepinggan Balikpapan. |
Ia menjelaskan, antisipasi terjadinya genangan air di area kedatangan sudah siap dilaksanakan. Pembenahan termasuk memperbaiki sistem drainase agar pelayanan penumpang di bandara tidak terganggu sudah dilaksanakan.
“Genangan air yang terjadi pertama kali sekitar 15 menit sudah surut. Hujan terakhir kita sudah respon lubang penutup dibuka sehingga genangan air tak terjadi,” ucapnya.
Pujiono juga membantah jika konsep perencanaan drainase salah.
“Tidak salah hanya memang penutup drainase itu tidak pakai grill. Itu saja nanti ganti tutupnya saja, di pinggirnya dikasih parit,” bebernya.
Dalam sidak tersebut pihak PU dan Komisi III menyarankan agar dibuat tali air atau konsep lubang drainase yang dibuat di pinggir batas jalan dengan lantai.
Ketua Komisi III Andi Arif Agung mengatakan, pelayanan prima harus terus dilakukan bandara tanpa ada gangguan akibat banjir.
“Ini sebagai bahan evaluasi dari pihak bandara. Persoalannya, tidak memiliki tali air jadi tergenangi ketika hujan deras. Tapi hujan terakhir sudah tidak tergenangi artinya bandara sudah mengantisipasi dan sudah punya konsep yang matang,” pungkasnya.
Andi mengharapkan bandara yang menjadi kebanggaan Balikpapan ini harus dijaga bersama.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti