2019, Balikpapan Targetkan Pengurangan Sampah 70 Persen

RABU 21 DESEMBER 2016

BALIKPAPAN — Untuk mengurangi volume sampah di Balikpapan, Pemerintah Kota berencana menambah keberadaan bank sampah yang tersebar di kota minyak. Saat ini jumlah bank sampah di Balikpapan sebanyak 105, dan jumlah tersebut sudah efektif dalam pengelolaan sampah.
Sebuah tempat pemungutan sampah sementara di Balikpapan.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Balikpapan Suryanto menjelaskan keberadaan sampah mampu mengurangi 22% sampah rumah tangga yang dihasilkan perharinya mencapai 350-400 ton.
“Keberadaan bank sampah sangat efektif mengurangi volume sampah, bahkan dengan adanya bank sampah maka sampah itu dikelola dahulu baru ke tempat pembuangan akhir,” jelasnya Rabu, (21/12/2016).
Suryanto menilai keberadaan bank sampah sangat efektif untuk mengurangi sampah yang diangkut ke TPA. Karena keberadaan bank sampah yang tersebar harus diefektifkan terutama dalam 3R nya.
“Bank sampah tidak hanya dikelola masyarakat tapi juga ada dilingkungan pendidikan seperti SD 01, SMP 1 bersama kepala sekolah. Sehingga siswa atau generasi muda diajak memahami bagaimana pemanfaatan sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” bebernya.
Menurut Suryanto, dengan penambahan bank sampah maka sampah rumah tangga yang dikelola dan masyarakat yang kreatif untuk kelola sampah akan tinggi. Sehingga ditargetkan pada  2019 pengurangan sampah hingga 70% dapat tercapai.
“Target 2019 sampai 60-70% sampah sudah berkurang. Nah bank sampah ini dikelola masyarakat. Juga bergantung pada kesadaran masyarakat kita sulit untuk memaksa. Ini memang kesadaran jadi harus dimulai,” tandas Suryanto.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Balikpapan Suryanto.
 Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...