RABU, 21 DESEMBER 2016
YOGYAKARTA — Sebagai upaya mengantisipasi kenaikan harga produk pangan yang biasanya terjadi menjelang libur sekolah, Natal dan tahun baru, Badan Urusan Logistik (BULOG) DIY menggelar acara Pasar Murah dan Operasi Pasar Beras CBP (Cadangan Beras Pemerintah) di halaman kantor Divisi Regional (Dirve) BULOG DIY, Jalan Suroto, Yogyakarta, Rabu (21/12/2016). Selain sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga, BULOG sebagai lembaga BUMN di bidang pangan juga menggelar acara ini dalam rangka mengamankan serta menekan kenaikan harga pangan yang mungkin akan terjadi, khususnya di wilayah DIY dan sekitarnya. Sekaligus juga guna membantu masyarakat khususnya dalam mendapatkan produk pangan murah.
![]() |
| Kepala Divisi Regional (Divre) Badan Urusan Logistik (BULOG) DIY, Miftahul Adha (berkaca mata), meninjau Pasar Murah dan Operasi Pasar Beras CBP (Cadangan Beras Pemerintah) di halaman kantor Divisi Regional (Dirve) Badan Urusan Logistik (BULOG) DIY, Jalan Suroto, Yogyakarta. |
Kepala Divisi Regional (Divre) Badan Urusan Logistik (BULOG) DIY, Miftahul Adha, menyatakan, acara ini akan digelar selama 3 hari mulai Rabu hingga Sabtu (21-23/12/2016) mendatang. Tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang sampai menjelang akhir tahun dengan melihat respon masyarakat yang ada.
“Ini lebih kepada bentuk antisipasi. Karena biasanya menjelang libur Natal dan tahun baru harga kebutuhan selalu meningkat. Sehingga sebelum ada kenaikan kita lakukan operasi pasar dan pasar murah ini. Dengan begitu, diharapkan, kalaupun ada kenaikan, tidak terlalu tinggi. Inflasi juga bisa ditekan dan perekonomian juga lebih stabil, ” tuturnya.
Adapun produk pangan yang ditawarkan dalam Pasar Murah ini, antara lain, seperti beras, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, hingga cabai dengan harga di bawah pasaran. Selain itu, ada pula produk olahan pangan maupun produk non pangan seperti pakaian. Para peserta pasar murah ini merupakan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) binaan pemerintah di wilayah DIY.
“Untuk harga beras, misalnya, jika di pasaran mencapai Rp 9.000 per kilo, di sini kita jual Rp 7.900 per kilo. Gula pasir juga kita jual Rp 12.000 per kilo, sementara harga di pasaran mencapai Rp 13.000 per kilo,” tutur lelaki berkumis itu.
![]() |
| Suasana Pasar Murah dan Operasi Pasar Beras CBP (Cadangan Beras Pemerintah) bertempat di halaman kantor Divisi Regional (Dirve) Badan Urusan Logistik (BULOG) DIY, Jalan Suroto Yogyakarta. |
Salah seorang warga, Evelina Meri, warga kampung Klitren, Gondokusuman, Yogyakarta, mengaku memborong sejumlah produk pangan yang dijual di pasar murah tersebut karena dinilai lebih murah dibanding harga di pasaran. Bersama keluarganya, ia tampak membeli beras, minyak goreng, gula pasir, dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya.
“Yang jelas di sini harganya lebih murah dibanding di pasaran. Secara kualitas juga bagus. Saya berharap acara semacam ini lebih sering digelar, karena sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Perlu diketahui, dalam pasar murah ini, pihak BULOG juga menawarkan produk layanan Perum BULOG berupa outlet Rumah Pangan Kita (RPK) sebagai bentuk kemitraan BULOG dengan masyarakat. Yakni dalam bentuk outlet penjualan produk pangan.
Jurnalis: Jatmika H Kusmargana / Editor: Satmoko / Foto: Jatmika H Kusmargana
