TMII Siap Kawal Pesta Asian Games 2018

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

JAKARTA — Taman Mini Indonesia Indah (TMII) siap menyukseskan penyelenggaraan Asian Games dengan memberikan perhatian ekstra kepada atlet dan official. Apalagi buah karya Ibu Tien Soeharto ini juga terpilih sebagai tujuan Torch Relay atau Kirab Obor dan menjadi venue perhelatan Asian Games 2018.

Direktur Utama TMII, Tantribali Lamo mengatakan, venue pertama yakni Padepokan Pencak Silat untuk cabang olahraga yang untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Asian Games 2018. Sedangkan Teater Garuda yang lokasinya berhadapan dengan wahana wisata Istana Anak-Anak Indonesia (IAAI), digunakan untuk pertandingan Kabaddi.

“Ada dua venue di TMII yang jadi tempat pertandingan Asian Games 2018. Kami akan memberikan pengawalan dari patung garuda hingga ke venue,” kata Tanri di ruang perpustakaan TMII, Jakarta, Selasa (14/8/2018).

Kedua venue tersebut menurutnya, sudah siap untuk digunakan dalam kemeriahan Asian Games 2018. Selama penyelenggaraan, pihaknya juga memberikan keleluasaan, bagi atlet, official dan media asing gratis mengunjungi anjungan daerah, museum dan wahana wisata lainnya.

Tujuannya agar lebih mengenal budaya bangsa Indonesia. Mengingat TMII, sarat dengan khazanah budaya bangsa dan diharapkan kebudayaan Indonesia lebih terangkat di dunia international.

“Asian Games 2018 memilih venue di TMII, ini momentum untuk mempromosikan budaya Indonesia,” ucapnya.

Terkait Kirab Obor Asian Games 2018, Ketua Koordinator Tocrh Relay TMII, Diono menambahkan, kirab akan masuk TMII pada Rabu (15/8/2018), tepatnya di Kucungan Sasono Utomo.

Api obor Asian Games akan dibawa secara estafet mulai dari Lippo Mall Kramatjati oleh para tokoh dan mantan atlet bulutangkis putri juara dunia, Verawati Fajri.

Dari Lippo Mall Kramatjati melaju secara estafet ke Jalan Raya Bogor hingga lampu merah hek, belok kiri mengarah ke lampu merah keramik berlaju ke Tamani Square, Padepokan Pencak Silat TMII. Saat di lampu merah dekat gerbang utama TMII, api obor Asian Games diberikan kepada Direktur Utama TMII, Tanribali Lamo.

“Pak Tanri estafet membawa api obor Asian Games hingga ke Kucungan Sasono Utomo. Lalu, api itu diberikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar,” ujar Diono.

Selama satu jam, jelas dia, api obor Asian Games itu diletakkan di sebuah tungku di peralaran Plaza Tugu Api Pancasila. Dengan disambut kemeriahan gelaran budaya tradisional daerah yang dibawakan para seniman. Parade busana daerah persembahan 34 provinsi juga menyukseskan kirab obor ini.

Pada Agustus 2018, TMII juga memeriahkan HUT ke 73 RI dengan berbagai lomba menarik. Terpenting lagi, kata dia, Agustus 2018 pihaknya juga merayakan HUT ke 50 Yayasan Harapan Kita (YHK) mulai tanggal 18-23 Agustus 2018.

“YHK adalah yayasan yang menghadirkan TMII atas ide cemerlang Ibu Tien Soeharto. Beliau adalah pendiri YHK,” ujarnya.

HUT YHK dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit di Candi Bentar TMII pada tanggal 18 Agustus 2018. Jalan Sehat dengan star di Candi Bentar pada Minggu (19/8/2018), dan Haul Ibu Tien Soeharto di Masjid Sunan Kalijaga TMII, Selasa (21/8/2018). Sedangkan puncaknya di Sasano Utomo, Kamis (23/8/2018).

Pada kesempatan ini juga, tambah Diono, pihaknya meluncurkan perdana alat pemandu cerdas (Smart Guide) TMII bekerja sama dengan PT Citra Mustika Indah.

Smart Guide ini diaflikasikan dalam tujuh bahasa yang memudahkan pengunjung, atlet, official dan media asing untuk mengetahui khazanah budaya Indonesia saat ingin berkunjung ke anjungan,” tandasnya.

Lihat juga...