BEI Yogyakarta Realisasikan Galeri Investasi Desa

YOGYAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) segera merealisasikan keberadaan galeri investasi Desa. Untuk tahap awal galeri investasi desa akan dibuka di Desa Mertelu, Gedang Sari, Gunung Kidul dan Desa Srigading, Bantul.

Kepala Kantor BEI DIY Irfan Noor Riza mengatakan, galeri investasi desa menjadi sarana untuk mengedukasi masyarakat desa. Dengan upaya tersebut diharapkan akan semakin menambah jumlah investor pasar modal. “Kami ingin mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat menjadi investor dan kali inii kita mensasar masyarakat perdesaan untuk menjadi investor di pasar modal Indonesia. Mudah-mudahan dalam beberapa bulan ke depan galeri investasi desa sudah bisa kami wujudkan,” tandasnya, Selasa (2/1/2018).

Pendirian galeri investasi desa dilakukan di Desa Mertelu dan Desa Srigading karena masyarakat di dua desa tersebut saat ini telah mendapatkan sosialisasi dan edukasi mengenai investasi melalui Program Desa Nabung Saham. Dan masyarakat kedua desa diklaim sangat antusias dengan program investasi tersebut.

Irfan berharap pertumbuhan pasar modal di Indonesia yang membaik selama 10 tahun terakhir ikut dinikmati masyarakat desa. Dan Galeri Investasi Desa menjadi sarana untuk memberikan kesempatan masyarakat desa menikmati keuntungan berinvestasi.

“Kami cukup senang karena masyarakat di desa-desa tersebut sangat antusias dan menyambut baik sekali. Pastinya kami tidak akan lepas tangan, kami akan me-maintain investor-investor baru yang tercipta hasil edukasi kami di desa-desa nabung saham tersebut,” katanya lebih lanjut.

Saat penutupan perdagangan 2017 indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup di angka 6.355 atau artinya sepanjang 2017 mengalami kenaikan sebesar 19,99 persen. “Dengan pertumbuhan yang nyaris menyentuh 20 persen tersebut, apakah rakyat indonesia, apalagi masyarakat di desa ikut merasakannya? Padahal masyarakat indonesia sudah berkontribusi di sana dengan menggunakan produk-produk perusahaan tercatat (emiten),” tambahnya.

Rencana pembuatan Galeri Investasi Desa akan menggandeng beberapa perguruan tinggi khususnya yang mempunyai Galeri Investasi BEI. “Berbicara jumlah memang belum begitu banyak. Alhamdulillah kami senang, karena saat ini masyarakat desa di DIY sudah mulai menikmati pasar modal indonesia. Bisa menikmati ‘bursa’-nya sendiri yang merupakan bursa yang teruntung di dunia selama kurun waktu 10 tahun terakhir,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...