BALIKPAPAN — Kerapnya terjadi kecelakaan kendaraan berat di kawasan turunan Muara Rapak Kecamatan Balikpapan Utara Kota Balikpapan, menyebabkan Pemerintah Kota Balikpapan menerapkan Peraturan Wali Kota tentang jam edar kendaraan berat di dalam kota. Dengan tujuan kendaraan berat atau truk di atas 40 feet untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di dalam kota dan menghindari terjadinya kecelakaan.
![]() |
| Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. |
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, mengaku, keterbatasan personil dalam melakukan pengawasan. Sehingga pihaknya kerjasama dengan pihak kepolisian, namun masih kurang pengawasan khususnya pada jam istirahat.
“Memang kita kurang personil. Tapi kalau kendaraannya melewati saat jam istirahat ini yang susah diawasi. Maka langkah yang efektif Dishub memberikan pemahamam bagi pengusaha angkutan dan sopir. Kalau sudah ada pemahaman, mereka akan disiplin dan muncul kesadaran,” katanya, Kamis (2/3/2017).
Sudirman menjelaskan, sosialisasi kepada pengusaha angkutan berat sudah dilakukan belum lama ini. Namun, kendala yang ditemui yang terjadi kecelakaan itu plat nomernya bukan dari Balikpapan, bahkan pemberian uji KIR-nya juga bukan di Kota Balikpapan.
“Kendala yang ditemui sekarang kendaraan dari luar Balikpapan, kan kita sosialisasinya khusus Balikpapan. Kecelakaan pada dua pekan lalu, kita mau cek, kendaraannya sudah tidak ada,” sebutnya.
Untuk itu, pihaknya mengharapkan pengawasan kendaraan dari luar Balikpapan dilakukan melalui jembatan timbang yang ada di kilometer 17 Balikpapan Utara. Saat ini jembatan timbang kegiatannya dihentikan sementara sejak ada tangkap tangan.
“Kita berharap jembatan timbang diaktifkan lagi. Sudah disurati ke pusat untuk diaktifkan lagi, sehingga kontrol kendaraan yang kelebihan muatan bisa dihentikan,” ujar Sudirman.
Untuk diketahui, Perwali jam edar itu mengatur truk di atas 40 feet hanya diperbolehkan melewati kota pada pukul 22.00-06.00. Sedangkan truk ukuran 20 feet diperkenankan operasional pada pukul 09.00-15.00 dan dilanjutkan pukul 21.00-06.00 WITA.
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti