SENIN, 6 MARET 2017
JAYAPURA — Rasio Elektrifikasi (RE) untuk Papua dan Papua Barat ditargetkan PLN Wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) meningkat hingga 90 persen pada tahun 2019 mendatang. Target tersebut dengan melistriki di ibu kota kabupaten bahkan ke pedesaan-pedesaan yang ada di Papua dan Papua Barat.
| Petugas PLN bersama masyarakat memasang tiang-tiang listrik di Kampung Yoboi. |
Hal ini ditegaskan Manajer PLN Area Jayapura, John Yarangga. Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan dukungan tersebut untuk melistriki desa-desa salah satunya di Kampung Yoboi, Kabupaten Jayapura yang sempat tertunda sebagai kado Natal tahun lalu.
“Tertunda kado Natal tahun lalu karena ada beberapa kendala. Tapi sekarang kita sedang berupaya agar Kampung Yoboi segera terlistriki,” kata John, Senin (06/03/2017).
Menurut John cukup banyak kendala yang dihadapi PLN untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Papua dan Papua Barat, salah satunya adalah geografis. Tapi dengan faktor geografis itu, tak menyurutkan pihaknya melistriki desa-desa.
“PLN WP2B tidak akan menyerah dengan keadaan yang ada, PLN WP2B terus berupaya agar masyarakat yang ada di Tanah Papua ini dapat menikmati listrik,” ujarnya.
Dikatakan John, saat ini beberapa rekannya sedang melakukan tanam tiang yang akan dipasangi kabel dan nantinya dialiri listrik. “Ada sekitar 9 tiang yang sangat sulit dipasang dan targetnya pada bulan Maret ini pekerjaan untuk Kampung Yoboi dapat segera terselesaikan,” tuturnya.
Pihaknya juga meminta dukungan dari masyarakat maupun SKPD setempat agar target Rasio Elektrifikasi dapat terwujud di tahun 2019 mendatang. Sekadar informasi, beberapa waktu lalu PLN WP2B meresmikan kurang lebih 60 desa yang telah dilistriki dan di tahun ini PLN WP2B akan melistriki kurang lebih 300 desa.
Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta