![]() |
| Polisi saat memeriksa TKP. |
Tren
- Makna “Gagasan Sekularisasi Cak Nur”
- Gerilya Ekonomi Vs Ideologi Perang
- Imajinasi Imam Mahdi dan Problem Solver Ummat
- Muslim: Narasi Simbolik dan Arsitektur Kemenangan
- Urgensi Indikator Hukum Pancasila
- Energi Netizen dan Produktivitas Bangsa
- Kenapa Iran tidak Fokus Israel dan Kapal Perang AS
- Ronda Sahur: Lebih dari Sekadar Ritme Dini Hari
- Kenapa Gaza “di Transaksikan” dengan Iran ?
- Desakan Indonesia Keluar BoP Sejalan Kehendak Israel
SENIN 6 MARET 2017
PONOROGO—-Sebanyak enam orang pencuri membobol Gudang Citra Unilever Babadan, Ponorogo, Senin (6/3) dini hari tadi. Mereka berhasil melumpuhkan dua satpam yang sedang bertugas jaga dan menyekap mereka di dalam gudang.
Kejadian ini baru diketahui pemilik gudang, Hadi Santoso (68 tahun) saat memeriksa gudang pagi harinya. Dia terkejut saat melihat gudangnya sudah dibobol. Khawatir akan keselamatannya,pemilik pun langsung menghubungi Polres Ponorogo guna penyelidikan lebih lanjut.
Setelah ditelusuri, dua satpam yang bertugas dan sedang disekap ditemukan. Beruntung keduanya tidak mengalami luka-luka hanya sedikit terkejut dan panik akibat kejadian dini hari tadi. Humas Polres Ponorogo, Aiptu Dicky menjelaskan dalam kejadian ini, korban sekaligus pemilik gudang telah kehilangan satu buah LCD TV merek Sony ukuran 32 inci, satu buah laptop merk HP 14 inci, tablet merk Samsung galaxy tab 4, 14 buah Hand Heat Telekomunikasi (HHT) dan charger, satu buah HP merk Coolpad dan satu buah HP merk Nokia.
“Ada juga uang tunai senilai Rp2 juta yang terdapat di kantor pimpinan,” jelasnya kepada Cendana News, Senin (6/3/2017).
Setelah dilakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), ditemukan empat titik lokasi yang dibobol di Gudang Citra Unilever yang beralamatkan di Jalan Raya Ponorogo – Madiun KM 5, Desa Babadan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Keempat titik itu, yakni gudang unilever, gudang mayora, gudang SGM dan Nestle dan kantor pimpinan.
“Pelaku diduga ada enam orang menggunakan mobil jenis avanza atau xenia berwarna hitam kemudian melumpuhkan dua orang satpam dan berhasil menerobos masuk ke dalam gudang,” ujarnya.
Pemilik gudang, Hadi Susanto (68 tahun) saat ditemui masih mengalami trauma dan shock. Namun, dia mengaku bersyukur kedua karyawannya dalam keadaan baik–baik saja. Meski dia mengalami kerugian materi.
“Saya sangat kaget saat membuka gudang pagi hari tadi, saya panggil satpam saya tidak ada yang menyahut. Satpam saya yang sedang bertugas, Riswanto dan Sumadi, keduanya warga Babadan, beruntung keduanya sekarang dalam keadaan baik – baik saja,” tandasnya.
Hadi pun berharap keenam pelaku pembobolan gudang miliknya segera ditangkap dan diadili.
Jurnalis:Charolin Pebrianti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Charolin Pebrianti/istimewa
Lihat juga...