SELASA 28 FEBRUARI 2017
KEEROM—Jauh dari hiruk pikuk gedung pencakar langit dan padatnya jalan raya serta banyaknya jajanan yang belum tentu bergizi. Satuan Tugas (Satga) Pengaman Perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 122 Tombak sakti mengisi Hari Gizi Nasional di pelosok kampung-kampung sepanjang perbatasan di Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom, Selasa (28/02/2017).
![]() |
| Petugas kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG berikan vitamin C keseorang anak di kampung Skamto, Keerom . |
Pemberian gizi ini telah direncanakan sejak beberapa minggu sebelumnya, dimana Dokter Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122/TS, Letda Ckm dr. Randy Pratama telah bergerilya di 12 pos jajaran untuk mensosialisasikan pentingnya asupan gizi yang baik kepada masyarakat di daerah binaan pos jajaran Satgas.
Melengkapi kebahagiaan tentara bersama rakyat, kembali ditunjukkan prajurit penjaga perbatasan RI-PNG sektor utara Papua ini, Satgas Pamtas merayakan hari gizi nasional mendatangi tiap-tiap kampung yang berada di sepanjang perbatasan RI-PNG, di wilayah Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.
Kampung-kampung yang dikunjungi prajurit untuk memberikan lebih dari dua ribu bingkisan makanan bergizi di antaranya untuk Kota Jayapura di Kampung Mosso, Koya Koso, Koya Barat, bendungan Tami dan di Komando Taktis (Kotis) Yonif 122/TS di Skouw.
Sementara di Kabupaten Keerom diantaranya Kampung Yetti, Kibay, Yowong, Scofro, Kaliasin, Pitewi an Kampung Kilometer 31. Bingkisan gizi ini terdiri dari telur 3 biji, kemasan susu 3 kaleng, kemasan bubur kacang ijo satu kaleng dan sirup vitamin C. Bingkisan gizi ini dibagi kepada anak-anak disetiap kampung yang dikunjungi dengan total keseluruhan 12 pos jajaran Yonif.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG, Mayor Inf Sigit Sugiharto kepada Cendana News mengatakan pentingnya gizi bagi tubuh manusia untuk menjaga kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit. Menurutnya, pemberian asupan gizi yang baik akan berpengaruh kepada kelangsungan hidup bagi anak bangsa yang cerdas dan berkualitas.
“Ini menjadi momentum yang sangat tepat bagi kami satgas dan ini perlu menjadi perhatian yang khusus bagi kita semua untuk selalu peduli terhadap mereka. Karena kami sebagai prajurit juga lahir dari rakyat,” kata Mayor Inf Sigit Sugiharto.
Di tempat lainnya, Kepala Seksi Teritorial (Pasiter) Yonif 122/TS, Lettu Inf Joni Winarno berharap ini bukan mencari nama melainkan memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa betapa pentingnya asupan gizi bagi anak-anak di perbatasan RI-PNG.
“Anak-anak ini generasi harapan penerus bangsa, siapa lagi kalau bukan kita yang ada didekat mereka untuk memberikan gizi ini,” kata Lettu Inf Joni Winarno. Yalek Kugoya selaku anak pendeta Kampung Gambut merasa tersentuh akan kedatangan prajurit tni AD di kampung halamannya dengan membagikan bingkisan yang berisikan asupan gizi buat anak-anak. “Kami sangat senang mereka mau berbagi kepada anak-anak kami, bapak bisa lihat anak-anak kami disini, semua merasa gembira,” kata Yalek sambil tersenyum.
Pada kegiatan pemberian bingkisan ini, nampak wajah ceria dari masyarakat terlebih anak-anak yang dikunjungi prajurit-prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122 Tombak Sakti. Senyum dan canda tawa mereka seakan menyayangi tentara Indonesia yang dalam beberapa minggu ini akan mengakhiri tugasnya di Tanah Papua.
![]() |
| Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 122 TS bercanda ria bersama masyarakat di Kampung Scofro Lama, Kabupaten Keerom usai berikan makanan bergizi. |
Jurnalis: Indrayadi T Hatta/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Indrayadi T.Hatta
