![]() |
| Setya Novanto (depan kiri) saat keluar meninggalkan Gedung KPK Jakarta |
Tren
- Kenapa Gaza “di Transaksikan” dengan Iran ?
- Desakan Indonesia Keluar BoP Sejalan Kehendak Israel
- Jatuh Bangun Peradaban dalam Al-Qur’an
- Lupa Prabowo Teman Raja Jordan
- Perintah-Larangan dan Kebahagiaan Otentik
- Islamisme Reaktif Menghidupkan Industri Perang
- Bertemu Langsung Titiek Soeharto, Warga Keluhkan Kondisi Lahan Sawah Tak Produktif
- MUI Ketika Cenderung Politis
- BoP, Paradoks Aktivis Muslim
- Prabowo dalam Pusaran Elit Global
SELASA 10 JANUARI 2017
JAKARTA—Ketua Umum Partai Golkar yang juga sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yaitu Setya Novanto beberapa saat yang lalu tampak terlihat baru saja keluar meninggalkan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Hajjah Rangkayo Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Setya Novanto keluar dari Gedung KPK pada sekitar pukul 13:40 WIB, Selasa siang (10/1/2017).
Sebelumnya diberitakan bahwa penyidik KPK telah memanggil dan memeriksa Setya Novanto untuk kedua kalinya dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait dengan kasus perkara dugaan korupsi “penggelembungan anggaran” proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang berbasis elektronik atau yang dikenal luas dengan sebutan e-KTP tersebut.
Menurut perhitungan KPK dan beberapa lembaga audit lainnya, proyek pengadaan e-KTP Nasional yang menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2011 hingga 2012 tersebut diduga telah sengaja”digelembungkan”. KPK memeperkirakan proyek pengadaan e-KTP tersebut diduga telah merugikan keuangan negara lebih dari dua triliun Rupiah.
Berdasarkan pantauan Cendana News langsung dari Gedung KPK Jakarta, Setya Novanto tampak terlihat hanya berbicara seperlunya dan langsung bergegas memasuki mobil Toyota Alphard Velfirre warna hitam dengan Nopol B 11 FPG dengan pengawalan ketat. Setya Novanto tampaknya tidak begitu menghiraukan berbagai macam pertanyaan dari para awak media cetak dan elektronik yang telah menunggu di luar gedung KPK sejak pagi.
Setya Novanto diperiksa dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK selama kurang lebih sekitar 3 jam, namun saat ditanya para wartawan terkait dengan apa saja materi pertanyaan yang ditanyakan oleh penyidik KPK, Setya Novanto tampaknya memilih irit bicara dan hanya sesekali mau menjawab pertanyaan wartawan yang menurutnya penting.
“Ada beberapa hal yang perlu saya klarifikasi terkait dengan jabatan saya sebagai Ketua Fraksi di Komisi II DPR RI, akan tetapi semua yang saya dampaikan tadi hanya bersifat normatif saja, sama normatifnya dengan apa yang pernah disampaikan oleh semua Anggota Komisi II DPR RI,” kata Setya Novanto kepada wartawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa siang (10/1/2017).
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
Lihat juga...