Rumah Panggung, Bangunan Tua Cagar Budaya di Balikpapan

JUMAT, 6 JANUARI 2017

BALIKPAPAN — Kota Balikpapan dikenal sebagai kota yang kaya minyak dan ditinggali oleh berbagai etnis. Meski berbagai suku ada di kota ini, kondusivitas kota tetap terjaga dengan baik karena warganya saling menjaga silaturahmi dan ketertiban.

Salah satu rumah panggung dari 9 rumah panggung yang dijadikan cagar budaya di Balikpapan.

Memasuki Kota Balikpapan melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, tentunya akan terlihat indah dan wah. Selanjutnya pasti Anda sebagai pengunjung akan penasaran, objek wisata apa saja yang ada di kota minyak ini.

Berbagai objek wisata andalan ada di Balikpapan seperti pantai, hutan lindung, hewan yang dilindungi seperti Beruang Madu hingga bangunan tua yang menjadi peninggalan sejarah sejak Kota Balikpapan ada di Provinsi Kalimantan Timur.

Salah satu bangunan tua yang masih kokoh yang dibangun pada masa Belanda dulu, hingga kini masih dapat dilihat dari generasi ke generasi. Bangunan tua itu adalah rumah panggung yang berdiri kokoh di Jalan Dahor, Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat.

Jika Anda menyusuri Kecamatan Balikpapan Barat akan banyak bangunan tua yang ditemukan. Rumah panggung yang ada di Jalan Dahor ini ada 9 unit yang masih dipertahankan dari sebelumnya ada 21 unit. Kesembilan rumah panggung ini sekarang menjadi cagar budaya yang dilestarikan oleh pihak PT Pertamina dan Pemerintah Kota Balikpapan.

Rumah panggung ini didirikan sejak zaman Belanda dulu sebagai tempat tinggal orang Belanda yang mengelola Bataafsce Petroleum Maatchappij. Rumah ini terdiri dari rumah satu lantai dengan empat kamar di dalamnya. Kayu yang menjadi rangka utama rumah tersebut dari kayu ulin yang tebal.

Saat ini rumah panggung yang tersisa dijadikan cagar budaya dan satu di antaranya juga dijadikan museum sebagai tempat yang memberikan informasi mengenai sejarah kota minyak. Pengunjung bisa datang langsung melihat rumah panggung ini, dan di dalamnya akan ada foto-foto Balikpapan tempo dulu.

Menurut Area Manager Communication & Relations Pertamina Kalimantan, Dian Hapsari, bangunan-bangunan tua yang berada di area Pertamina seperti di Jalan Dahor yakni rumah panggung itu akan dipertahankan dan dilestarikan.

“Meski ada perluasan kilang, bangunan tua yang memiliki nilai sejarah akan dipertahankan salah satunya rumah panggung,” katanya, Jumat (6/1/2017).

Tak hanya itu, di rumah panggung itu juga ada perpustakaan dan taman anak ceria yang bisa dikunjungi.

Foto-foto mengenai Kota Balikpapan di masa silam.

“Harapannya rumah panggung yang menjadi cagar budaya ini dapat dikelola dengan baik. Salah satu rumah panggung dapat menjadi pusat kegiatan kesenian maupun diskusi,” tambah Sari.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...