Akibat Arus Pendek, Rumah Buruh di Lampung Selatan Terbakar

JUMAT, 6 JANUARI 2017

LAMPUNG — Rumah Dodi bin Diman (26) warga Desa Serdang, Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan, habis dilalap si jago merah. Akibat kebakaran yang diduga disebabkan oleh arus pendek (korsleting listrik) tersebut, membuat kondisi rumah bahkan rata dengan tanah akibat cepatnya api membakar seluruh isi bangunan. Menurut Kabag Humas Polres Lampung Selatan AKP, Sukarman, kebakaran yang mengakibatkan seluruh isi rumah tersebut habis terbakar terjadi bergitu cepat sehingga warga yang ada di sekitar tak sempat menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah. Ditambah material bangunan rumah yang terbuat dari kayu dan geribik memang mudah terbakar.

Kondisi rumah yang sudah rata dengan tanah akibat terbakar.

Saat peristiwa kebakaran, ungkap AKP Sukarman, warga sekitar berusaha memadamkan api yang membesar dan langsung menelepon pihak Polsek Tanjung Bintang untuk membantu masyarakat memadamkan api. Namun, api yang terlanjur membesar tak berhasil dipadamkan. Sebagian besar isi rumah termasuk barang-barang yang ada di dalam lemari pakaian tak bisa diselamatkan. Upaya pemadaman yang dilakukan oleh warga pun dilakukan dengan menggunakan peralatan seadanya. Menggunakan ember dan mengambil air dari sumur yang ada di sekitar rumah warga. Beruntung akibat kebakaran tersebut tidak sempat merembet ke perumahan warga yang ada di sebelahnya.

Dodi, warga yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tersebut mengaku, tidak menyangka rumah yang ia tinggali akan habis rata dengan tanah. Bahkan semua barang yang ada di dalam rumah pun tak berhasil diselamatkan. Warga sekitar yang turut membantu memadamkan api dengan menggunakan ember serta peralatan seadanya, tidak mampu memadamkan api yang telanjur membesar dan menghabiskan rumah yang ditinggalinya. Warga juga tak sempat menelepon mobil pemadam kebakaran karena lokasi yang cukup jauh hingga rumah tersebut ludes terbakar.

“Saya sudah tak sempat menyelematkan barang-barang yang ada di dalam dan warga lain yang ikut membantu juga sudah tak bisa masuk ke dalam rumah karena api sudah membesar,” ungkap Dodi, pemilik rumah yang dibantu warga, berusaha menyiram air ke bekas rumahnya yang sudah rata dengan tanah, Jumat (6/1/2017).

Akibat kebakaran tersebut, rumah terbuat dari papan dan geribik serta semua barang berupa isi rumah         di antaranya kursi, lemari pakaian dan lain-lain habis terbakar dan tak bisa diselamatkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Berdasarkan pengakuan pemilik rumah dengan seluruh barang- barangnya yang sudah terbakar akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Aparat dan warga mengamankan lokasi.

AKP Sukarman mengaku, sudah melakukan koordinasi dengan pihak PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah setempat dan aparat desa untuk melakukan penanganan lanjutan terkait peristiwa kebakaran yang menimpa warga Tanjung Bintang tersebut. Terkait proses penanganan lanjutan dan pemberian bantuan untuk tempat tinggal sementara akibat peristiwa kebakaran tersebut, diakuinya langsung ditangani aparat Kecamatan Tanjungbintang.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Lihat juga...