JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya melaporkan bahwa telah terjadi gempa bumi berkekuatan sekitar 6,4 Skala Richter (SR) yang kemudian belakangan diperbaharui menjadi 6,5 SR pada sekitar pukul 05:03.36 WIB tersebut dikabarkan telah mengguncang kawasan Kabupaten Pidiie Jaya, Provinsi Nangroe Aceh Darusallam (NAD), Rabu pagi (7/12/2016).
Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Tsunami BMKG.
Sementara itu Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan dan Peringatan Tsunami BMKG kepada wartawan menyatakan bahwa secara umum karakteristik tipe gempa tektonik yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Nangroe Aceh Darusallam (NAD) tersebut bisa dikatakan mirip dengan kejadian gempa bumi yang pernah mengguncang sebagian wilayah Provinsi Daerah Khusus Istimewa Yogyakarta (DIY) pada 2006 atau sepuluh tahun yang lalu.
Demikian bunyi pernyataan Daryono saat ditanya para warna media cetak dan elektronik ruangan Tsunami Early Warning Center yang terletak di Gedung C, Lantai II, Kantor BMKG Pusat, Kemayoran, Jakarta Pusat terkait dengan update dan informasi terbaru terkait dengan perkembangan seputar gempa bumi yang melanda kawasan Kabupaten Pidie Jaya dan sekitarnya yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia dan mengalami luka berat maupun luka ringan.
“kalau dilihat berdasarkan magnitudo dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi NAD tersebut mirip dengan kejadian gempa bumi yang pernah mengguncang wilayah Provinsi DIY sepuluh tahun atau tepatnya pada 2006, salah satunya karena pusat gempanya berada di daratan, bukan di lautan, sehingga keduanya tidak menimbulkan Tsunami” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Tsunami BMKG kepada wartawan di Jakarta, Rabu sore (7/12/2016).