JUMAT 16 DESEMBER 2016
BALIKPAPAN — Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DPKP) Kota Balikpapan menyarankan kepada nelayan untuk sementara tidak melaut terlebih dahulu, menyusul masih terjadinya gelombang tinggi dan angin kencang. Hal itu diungkapkan Kepala DPKP Balikpapan, Yosmianto.
![]() |
| Kepala Dinas Perikanan, Kelautan dan Perikanan Balikpapan, Yosmianto. |
Menurutnya, cuaca yang kurang bersahabat ini memang menjadi kendala nelayan dalam melaut. Namun, hal itu sementara saja nanti apabila sudah membaik cuacanya nelayan sudah bisa melaut mencari ikan.
“Persediaan ikan untuk memenuhi kebutuhan masih bisa dipenuhi oleh daerah lain. Kondisi ini sudah biasa terjadi, dan nelayan pastinya lebih tahu,” katanya, Jumat (16/12/2016).
Terkait usulan nelayan pengadaan bantuan alat penangkal petir, lanjut Yosmianto bantuan tersebut bukan kewenangan kota. Namun akan ditindaklanjuti. “Itu kayaknya nggak bisa, karena bukan domain kita. Kalau bantuan kapal, mesin. Kalau petir itu kan insidentil,” tandasnya.
Ia mengatakan usulan itu belum masuk ke DPKP, namun akan dilihat lagi apakah sudah ada usulan belum. “Usulan penangkal petir ini menjadi hal baru yang belum pernah terjadi. Apalagi ukuran kapal nelayan Balikpapan mayoritas dibawah 5 GT sehingga sulit merealisasikannya,” tambahnya.
Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti