Apindo Harap Perluasan Kilang Balikpapan Serap Tenaga Kerja Lokal

RABU, 24 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalimantan Timur mengharapkan pengembangan kilang di Balikpapan oleh Pertamina Refinery Unit (RU) V dapat menyerap tenaga kerja lokal yang lebih besar. 
Ketua Apindo Kaltim, Slamet Brotosiswoyo
“Tenaga lokal juga berkualitas. Kaaupun belum mumpuni, kami siap berikan pelatihan,” ungkap Ketua DPD Apindo Kaltim, Slamet Brotosiswoyo di Balikpapan, Rabu (24/2/2016).
Slamet mejelaskan, tenaga ahli dari luar maupun sudah teruji dapat didatangkan untuk memberikan pelatihan kepada tenaga kerja lokal yang belum terlatih. Tak main-main, pelatihan juga disertai dengan sertifikasi profesi sehingga menjadi pekerja yang kompeten sesuai bidangnya.
“Balikpapan juga memiliki Balai Pelatihan Kerja. Salah satu materinya juga menunjang sektor migas seperti metode las tercanggih. Jadi kebutuhan tenaga kerja harus disiapkan sekarang,” tegasnya, Rabu (24/2/2016).
Diakuinya Apindo secara fisik tidak punya tempat pelatihan kerja, namun bisa berkoordinasi dengan pihak terkait karena pihaknya bekomitmen dalam penyerapan tenaga kerja.
Slamet menjelaskan, penyerapan tenaga kerja lokal ini, pihaknya juga punya kesepakatan bersama dengan Provinsi Kalimantan Timur dalam menyelesaikan dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) melalui peningkatan kompetensi dan sertifikasi kerja.
“Apabila harus menggunakan kontraktor dari luar daerah, tenaga tetap lokal, agar dapat terserap dengan maksimal,” sambungnya.
Dari data yang dihimpun Apindo angka PHK di Kaltim sejak Februari 2015 hingga kini mencapai 16 ribu. Dan yang tercatat di Balikpapan sebanyak 7.271 orang.
Lihat juga...