Walikota Bantah Banyak Terjadi Pelanggaran Tata Ruang di Mataram

RABU, 24 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

MATARAM — Walikota Mataram, Ahyar Abduh membantah kotanya termasuk dalam daerah yang terbanyak melakukan pelanggaran tata ruang, seperti data yang dirilis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu.
Walikota Mataram, Ahyar Abduh
“Saya berharap jangan asal bicara, tapi harus disertai data, semua izin yang kita keluarkan sudah melalui mekanisme dan prosedur yang tepat,” kata Ahyar dengan suara meninggi usai menghadiri launcing hotel Golden Tulip di Mataram, Rabu (24/2/2016).
Ahyar menyebutkan, banyaknya pembangunan perumahan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum memiliki. Semuanya sudah melalui proses perizinan di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T). 
“Selama ini izin pembangunan perhotelan dan bisnis perumahan memang kita berikan, tapi pengendalian tetap dilakukan untuk membatasi dan itu juga sudah melalui proses perizinan di BPMP2T,” terangnya.
Sebelumnya pada 2015, Bappeda NTB merilis banyak pelanggaran masalah perizinan yang dilakukan kabupaten kota. Mataram dan Kabupaten Lombok Barat merupakan daerah paling banyak melakukannya dengan jumlah pelanggaran mencapai ratusan kasus dan Golden Tulip, salah satu hotel yang terindikasi melakukan pelanggaran tata ruang, karena terletak di tengah kawasan lahan pertanian.
Terpisah, Owner Golden Tulip Hotel, Hendro Yoman mengatakan, pembangunan hotel Golden Tulip sudah melalui mekanisme dan prosedur perizinan, termasuk juga masalah kajian analisis dampak lingkungan
“Kami telah menggunakan fasilitas hotel yang ramah lingkungan, seperti lampu LED, AC, air limbah yang diolah menjadi air yang bisa digunakan untuk siram bunga”, jelasnya.
Disebutkan, kebutuhan layanan hotel ke depan juga sangat tinggi, mengingat NTB merupakan destinasi wisata kedua setelah Bali dengan berbagai potensi wisata, seperti bahari. Mendukungnya perlu layanan hotel memadai, itulah sebabnya pihaknya tertarik berinvetasi dan membangun hotel Golden Tulip di Kota Mataram.
Lihat juga...