
CENDANANEWS- Bupati Lampung Selatan, Rycko Menoza menegaskan bahwa agenda Pemerintah Pusat perlu didukung dengan peningkatan kemampuan mencukupi pangan dari produksi dalam negeri, pengaturan kebijakan pangan yang dirumuskan dan ditentukan oleh bangsa sendiri dan upaya melindungi dan mensejahterakan pelaku utama pangan, terutama petani dan nelayan.
Ini diungkapkan dalam Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Musrenbang PPK) Di Aula setempat, baru-baru ini.
Turut di hadiri Wan Abbas Zakaria, narasumber dari Universitas Lampung dan Didik Rudiono, Tenaga Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pertanian dan Peternakan.
Tema Musrenbang PPK Tahun 2016 ialah untuk Pemantapan Pembangunan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Lampung Selatan Dalam Rangka Mendukung Percepatan Kedaulatan Pangan. Dalam Nawacita Presiden Republik Indonesia dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang dan Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.
Sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan menjadi penyumbang terbesar terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Kab. Lampung Selatan yaitu sebesar 51,57% dengan nilai tambah 5,92 triliyun (LSDA, 2014).
Kedaulatan pangan memang menjadi isu strategis yang perlu digarap oleh pemerintah, mengingat kebutuhan pangan Indonesia yang sangat besar ditengah tantangan yang cukup berat dan kompleks antara lain pertumbuhan penduduk yang tak berbanding lurus dengan pertumbuhan produksi pangan, krisis energi, alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian yang makin meluas, serta makin berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian.
“Melalui kegiatan Musrenbang PPK ini, saya berharap dapat dihasilkan suatu perencanaan pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan di Kabupaten Lampung Selatan yang memiliki keterpaduan dan sinergis antar sub sektor. Sehingga mampu mewujudkan hasil pembangunan yang berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan serta masyarakat secara umum, yang mampu mendukung tercapainya kedaulatan pangan.“ kata Rycko.
Bupati meminta untuk terus meningkatkan inovasi yang menunjang efisiensi dalam produksi, distribusi dan pemanfaatan sumber daya lokal yang memberi nilai tambah dan daya saing.
———————————————————-
Minggu, 15 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-