Warga Gunung Malang Keluhkan Rumah Rusak Terdampak Perbaikan Drainase
Editor: Mahadeva
BALIKPAPAN – Perbaikan drainase di kawasan Gunung Malang Balikpapan berimbas kerusakan rumah warga. Kondisi tersebut terjadi di RT 07, Kelurahan Klandasan Ilir.
Hal tersebut dikeluhan warga, kepada anggota Komisi III DPRD Balikpapan saat sidak di kawasan perbaikan drainase. Muhammad Syahril, salah Seorang warga yang rumahnya mengalami kerusakan menyebut, keluhan tersebut sudah dilaporkan ke pihak kontraktor.
Pihak kontraktor sebelumnya telah menjanjikan apabila ada rumah warga yang mengalami kerusakan akibat proyek akan diperbaiki. “Paling tidak sesuai dengan hasil rapat disana, (hotel) Sagita. Artinya tidak merugikan masyarakat, malah menguntungkan tapi ternyata? Saya kira itu sajalah,” ucapnya Sabtu (9/3/2019).
Menurutnya, rumahnya rusak akibat kegiatan proyek pelebaran jalan. Pihak kontraktor hanya mengganti semen. Seharusnya kontraktor bertanggungjawab penuh terhadap kerusakan yang terjadi. “Runtuh dia lantainya, saya baru dikasih semen lima sak, baru perbaiki sendiri, baru saja semennya diantar. Lama sejak pekerjaan ini digarap. Masyarakat tidak menuntut terlalu-lalu, cuma kembalikan sesuai dengan aslinya. Ada tiga rumah, rumah saya, Josua dan H Syamsuddin, ini (Josua) mengerjakan sendiri,” sebut Syahril.
Hal yang sama juga diungkapkan warga terdampak lainnya, Josua. Menurutnya, kontraktor berjanji akan mengganti jika ada kerusakan. Namun justru, ia harus mengeluarkan biaya sendiri untuk memperbaiki rumahnya. “Itu hari kita kan sudah komitmen, katanya, kalau dalam pengerjaan ada kerusakan diganti. Kemarin sudah di data, tapi janji-janji aja,” katanya.
Ketua DPRD Balikpapan, Nazaruddin, mengatakan, laporan ini juga masuk dari masyarakat yang menyampaikan kepada DPRD. Sehingga pihaknya meminta pemkot harus melakukan pengawasan yang lebih ketat dalam pelaksanaan kegiatan. “Pemerintah kota juga harus melakukan pengawasan setiap pengerjaan proyek sehingga masyarakat tidak keluhkan hal seperti ini,” pungkasnya.