Bappenas Harap Kampus Beri Masukan Terkait Perencanaan Kota

Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro -Dok: CDN

BOGOR — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengharapkan pihak kampus ikut memberikan sumbangsih saran terhadap penyelesaian permasalahan di perkotaan.

“Kami berharap kampus bisa memberikan masukan gambaran yang jernih tentang rencana perkotaan,” katanya dalam Konferensi Internasional Jabodetabek Studi Forum di Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (29/8/2018).

Ia memaparkan berbagai isu yang paling mendasar di wilayah perkotaan terutama di Jakarta yang harus ditangani. “Pertama itu ketersediaan air bersih,” ujarnya.

Menurutnya, lama kelamaan ketersediaan air bersih di kawasan Jakarta semakin langka, dan jaringan air bersih belum bisa mencakup seluruh rumah tangga yang ada.

Persoalan berikut terkait air yakni sanitasi. Ternyata ketersediaan fasilitas sanitasi rumah tangga di Jakarta dibawah rata-rata nasional.

Yang kedua, lanjutnya persoalan transportasi. Jakarta dengan penduduk demikian besar dan jumlah commuter dari daerah yang besar tidak mempunyai angkutan publik yang memadai, justru didominasi kendaraan pribadi mobil dan motor.

Persoalan berikutnya yakni pemukiman, karena setiap orang membutuhkan tempat tinggal. Keberadaan Rusunawa dan Rusunami untuk kelas menengah dan ke bawah sangat terbatas.

“Kondisi ini menyebabkan banyak orang hidup di tempat tinggal daerah yang kurang layak,” katanya.

Bambang menyebutkan semua isu tersebut adalah area yang harus diselesaikan. Disamping itu, yang sedang dihadapi gejala alam penurunan permukaan tanah di pantai Utara Jakarta.

Ia menambahkan, terkait metropolitan, harus berbasis analisa, tidak sebatas administrasi saja, karena kota dan kabupaten seperti Bogor, sebagian wilayahnya sudah menjadi area metropolitan.

“Di sini peran akademisi diminta untuk dapat ikut memberikan sumbang saran dalam pembangunan perkotaan,” tambah Bambang. (Ant)

Lihat juga...