THR Cair, Warga Banjarmasin Belanja Emas

Editor: Koko Triarko

BANJARMASIN – Telah dicairkannya sebagian Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri di sektor pemeritahan maupun swasta, mendorong peningkatan jumlah pembelian emas di Banjarmasin, sejak tiga hari terakhir.
Salah satu pedagang emas di pusat perdagangan emas terbesar di Kalsel, Pasar Sentral Antasari, H Gurdan, mengaku, jika dipersentasekan sudah kurang lebih 60 persen masyarakat yang datang ke tempatnya untuk membeli emas.
“Kalau sebelum pembagian THR ini 60 persen adalah mereka yang menjual, hanya 40 persen saja yang membeli. Kalau sekarang kebalikannya, dan akan terus naik hingga tiga hari menjelang lebaran,” ucapnya, Kamis (7/6/2018).
Pedagang emas, Taisir H Gurdan. – Foto: Arief Rahman
Namun, menurutnya, harga emas saat ini mengalami penurunan hingga Rp5.000 per gram. Emas 99 persen kini hanya dibandrol Rp585.000 per gram, dari sebelumnya Rp590.000 per gram. Lalu, emas batangan dari sebelumnya Rp585.000 per gram, kini hanya dijual Rp580.000 per gram.
“Sedangkan untuk emas 70 persen kita jual Rp440.000 per gram, dari sebelumnya Rp445.000 per gram. Kemudian untuk emas 42 persen kini hanya Rp260.000 per gram, dari sebelumnya Rp265.000 per gram,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pedagang emas lainnya di Pasar Sentral, Antasari H Hakim, mengakui jika setiap tahun menjelang lebaran, pembelian emas meningkat signifikan.
Hal itu cukup beralasan, mengingat tingginya pemasukan di masyarakat, karena sudah cairnya THR yang dibagikan oleh instansi pemerintahan maupun swasta.
“Biasanya, kalau H-3 sekitar 80 persen yang datang ke toko adalah mereka yang beli emas. Untuk jenisnya biasanya yang paling diminati adalah jenis emas perhiasan kalung dan gelang,” katanya.
Lihat juga...