Penerbangan Padang-Madinah Kini Dibuka

PADANG – Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, telah melakukan pertemuan antara dirinya dengan pihak Manajemen Maskapai Lion Air kemarin siang, yang membahas terkait penerbangan Padang – Madinah dan Jeddah – Padang, yang menggunakan maskapai Lion Air.

Ia mengatakan, direncanakan penerbangan Padang – Madinah itu akan dilakukan pada 15 November 2017 mendatang dan membawa rombongan jemaah umrah dengan rute penerbangan Padang – Madinah dan Jeddah – Padang. Dengan adanya rute penerbangan Padang – Madinah ini, Irwan menilai telah mampu mempersingkat waktu tempuh jamaah umrah asal Sumatera Barat untuk menuju tanah suci dalam hal menunaikan ibadah umrah.

“Selama ini untuk pergi umrah, masyarakat Sumatera Barat harus terbang ke Jakarta dulu, barulah berangkat ke Madinah. Untuk itu, dengan adanya rute penerbangan Padang – Madinah ini, sangat membantu masyarakat di Sumatera Barat untuk bisa terbang langsung ke Madinah,” katanya, Rabu (8/11/2017).

Gubernur juga mengatakan, selain adanya penerbangan Padang – Madinah yang menggunakan maskapai Lion Air, juga ada rute penerbangan Padang – Singapura dengan maskapai Air Asia. Untuk rute penerbangan Padang – Singapura sendiri, akan dimulai pada bulan 9 Februari 2018 mendatang.

“Jadi dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sudah bisa melayani penerbangan internasional, dalam waktu dekat Padang – Madinah dengan maskapai Lion Air, tahun depan akan ada penerbangan Padang – Singapura dengan maskapai Air Asia,” jelasnya.

Menurutnya, penerbangan Padang – Madinah bertujuan untuk memudahkan masyarakat Sumatera Barat dalam hal menjalankan ibadah murahnya ke tanah suci. Karena, masyarakat di Sumatera Barat sendiri cukup banyak yang bepergian ke tanah suci dalam hal menjalankan ibadah umrah. Sedangkan, untuk penerbangan Padang – Singapura, merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan wisatawan datang ke Sumatera Barat.

“Wisatawan asal Singapura cukup banyak datang ke Indonesia atau ke Sumatera Barat. Selama ini mereka harus ke Jakarta dulu, baru sampai ke Padang. Nah, dengan adanya rute penerbangan Padang – Singapura, mereka sudah bisa langsung terbang ke Padang, tanpa perlu transit ke Jakarta,” ucapnya.

Sejauh ini, di BIM baru melayani penerbangan internasional yakni Padang – Malaysia dengan maskapai Air Asia. Buktinya, hal tersebut menunjukan bahwa wisatawan yang paling banyak datang ke Sumatera Barat ini ialah merupakan wisatawan asal Malaysia.

Sementara itu, SSM Lion Air Mochamad Helmi mengatakan dalam penerbangan perdana nanti, Lion Air akan membawa jamaah sebanyak 175 orang dengan pesawat Boeing 737 Max 8. Jamaah yang terbang dari kota Padang mayoritas adalah warga setempat, ada juga dari Batam, dan Palembang.

“Lion Air adalah maskapai pertama yang menyediakan penerbangan umrah langsung Padang-Madinah. Sebelumnya, kita telah pernah melakukan penerbangan jamaah umrah dari Kuala Lumpur, tetapi tidak berjalan secara efisien,” jelasnya.

Ia menyebutkan, untuk penerbangan Padang – Madinah ini, maskapai Lion Air akan menggunakan pesawat wide body Airbus A330-300 dan pesawat narrow body terbaru Boeing 737 MAX-8 yang mampu terbang 7,5 jam dalam keadaan pesawat penuh.

 

Lihat juga...