Puskesmas Penengahan Kampanye Jajanan Sehat dan Bawa Bekal
LAMPUNG — Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan melalui Unit Pelaksana Tekhnis Pusat Kesehatan Masyarakat Rawat Inap Penengahan terus melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah sepanjang Agustus 2017.
Menurut bidan Emalia , Pelaksana Program Promosi Kesehatan UPT Puskesmas Rawat Inap Penengahan sebanyak 9 sekolah telah dikunjungi hingga kini untuk memberikan penyuluhan kepada siswa SD/MI sederajat di wilayah Kecamatan Penengahan.
Kunjungan penyuluhan sekaligus penjaringan bagi siswa pada tahun ajaran baru 2017/2018 tersebut sekaligus mendata jumlah siswa yang masuk dari jenjang TK ke SD dalam cakupan untuk pelayanan kesehatan di sekolah khususnya dalam penyuluhan program hidup bersih dan sehat.
Dalam kunjungan melibatkan pelaksana program upaya perbaikan gizi, membina Usaha Kesehatan Sekolah serta pelaksana program lain sekaligus himbauan kepada siswa untuk menjaga kesehatan dengan menjaga pola makan di rumah dan di sekolah.
“Materi yang kami berikan bagi siswa selama penyuluhan salah satunya terkait menjaga kesehatan dari makanan agar anak tidak jajan sembarangan dan kami galakkan untuk selalu membawa bekal ke sekolah,” kata Emalia kepada Cendana News, Jumat (11/8/2017).

Program ini upaya melindungi siswa dari mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan. Petugas dari kesehatan lingkungan dan promosi kesehatan bahkan mendatangi beberapa kantin sekolah di setiap sekolah yang dikunjungi. Sebelumnya tim dari UPT Puskesmas rawat inap Penengahan mengunjungi SDN 1 Pasuruan dan pada Jumat (11/8) MI Pasuruan.
Pemeriksaan pada sejumlah kantin sekolah disertai himbauan kepada pemilik kantin agar menjual makanan yang tidak menggunakan zat berbahaya, menutup makanan olahan agar tidak dihinggapi lalat serta bisa memilih makanan ringan dari pasar yang tidak merugikan dan berbahaya bagi anak sekolah.
“Kita juga himbau bagi pemilik kantin yang berjualan agar menyediakan penjepit makanan agar makanan tidak diambil langsung dengan tangan seperti gorengan dan pedagang selalu menyediakan tutup makanan,kotak sampah dan juga air cuci tangan”ungkap Emalia.
Kepada para siswa SD/MI tim promosi kesehatan yang memberikan penyuluhan dengan memutar film kartun bertemakan membeli makanan sehat dan bergizi. Himbauan juga diberikan dengan meminta setiap orangtua membuatkan bekal yang bisa dibawa ke sekolah termasuk minuman dalam botol khusus dari rumah.
“Pada saat tertentu semisal ada jam pelajaran olahraga siswa dianjurkan membawa bekal dari rumah untuk makan siang yang merupakan hasil olahan orangtua siswa,” terang Emalia.
Selain penyuluhan,kunjungan ke sekolah sekolah hingga akhir Agustus akan diisi dengan kegiatan pengukuran tinggi badan,berat badan,pemeriksaan kesehatan kuku, hidung, mulut dan gigi termasuk praktek cuci tangan dan sikat gigi.
Bidan Emalia menyebut harapan dengan adanya penyuluhan tersebut anak anak semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan dan jika terpaksa harus jajan di sekolah selalu memilih jajanan sehat dan di kantin yang sehat.
