TRIPOLI – Dua perempuan dan dua remaja perempuan tewas, ketika sebuah peluru mendarat di pantai dekat Bandara Mitiga di ibukota Libya, Tripoli. Seorang petugas rumah sakit setempat, Mohamed Ben Khalil, kepada media Libya Al-Ahrar mengatakan, peluru itu juga melukai 15 orang lainnya.
Gambar yang diunggah di media sosial menunjukkan perabotan plastik berhamburan di atas pasir. “Jatuhnya korban disebabkan oleh bentrokan pada Selasa (4/7/2017), antara pasukan keamanan dan penjahat yang menembakkan peluru, dan jatuh pada sebuah pantai di depan Bandara Mitiga,” kata Abdulsalam Ashour, seorang Wakil Menteri Dalam Negeri di pemerintahan Libya yang didukung PBB, kepada al-Ahrar.
Laporan lain mengatakan, bahwa peluru tersebut dilepaskan ketika terjadi serangan balas dendam oleh salah satu dari banyak unsur bersenjata di ibukota.
Tripoli adalah rumah bagi unsur kelompok bersenjata, beberapa di antaranya berbagi kendali atas Mitiga dan daerah sekitarnya. Terkadang mereka terlibat bentrok dalam peperangan dan perselisihan setempat.
Pantai tersebut terletak di seberang sisi lain jalan pesisir dari bandara di Tripoli tengah. Kawasan ini terkenal di kalangan keluarga yang mencoba melepaskan diri dari panasnya malam musim panas. (Ant)