Keikutsertaan Asuransi Ternak Sapi di DIY, Masih Minim

YOGYAKARTA – Keikutsertaan program Asuransi Usaha Ternak Sapi di DIY hingga saat ini masih sangat minim. Hal itu disebabkan masih rendahnya minat dan kesadaran peternak maupun kelompok ternak di DIY untuk mengasuransikan ternaknya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian DIY, dari sekitar 311.000 ekor ternak sapi yang tersebar di 900-an kelompok ternak di DIY, baru sebanyak 1.404 ekor sapi yang diasuransikan pada 2016. Sementara hingga Mei 2017, jumlah ternak sapi yang diasuransikan baru mencapai 767 ekor ternak.

“Hingga Mei 2017 ini baru 767 ekor sapi yang diasuransikan. Terdiri dari 330 ekor sapi di Kabupaten Sleman, 167 ekor sapi di Kabupaten Gunungkidul, 168 ekor di Kulonprogo dan 102 ekor di Bantul,” ujar Kepala Seksi Pemasaran dan Pembiayaan, Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Dinas Pertanian DIY, Widayat, Rabu (5/7/2017).

Menurut Widayat, jumlah tersebut masih sangat jauh dari target yang ditetapkan tahun ini. Pada 2017 ini, Dinas Pertanian DIY menetapkan jumlah ternak sapi yang diasuransikan mencapai 15.000 ekor ternak.

“Memang masih sangat jauh sekali dari target. Untuk mencapai 5.000 ekor saja masih sangat sulit. Namun, kita akan terus melakukan upaya sosialisasi kepada peternak maupun kelompok ternak yang ada di DIY,” ujarnya.

Widayat menilai, masih rendahnya minat masyarakat untuk ikut dalam program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) disebabkan pola pikir peternak yang belum terbentuk. Masih banyak peternak memandang negatif program asuransi, sehingga enggan mengikutinya.

Image peternak terhadap program asuransi selama ini kurang bagus. Mereka menilai program asuransi hanya mencari keuntungan saja, namun begitu terjadi klaim akan sulit didapat. Padahal, kan tidak seperti itu. Dalam program AUTS ini pemerintah terlibat dan bertanggungjawab, sehingga pihak asuransi tidak bisa main-main,” katanya.

Lihat juga...