Kendaraan Pribadi Dominasi Arus Mudik Lebaran di Bakauheni

LAMPUNG — Arus mudik lebaran 2017 (1438 Hijriyah) melalui Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, terus didominasi kendaraan pribadi dengan penumpang sejak H-8 hingga H-6 pada Senin (19/6/2017), khususnya kendaraan yang akan menyeberang dari sejumlah kota di Pulau Sumatera tujuan Pulau Jawa, menggunakan jasa penyeberangan kapal roll on roll off (Roro).

Ahsan Muhtar, Koordinator data rekapitulasi data harian Angkutan Lebaran 2017, saat mendampingi Sugeng Purwono, Manajer Usaha PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni, mengatakan, hingga Minggu (18/6/2017) petang, sekitar pukul 20.00 WIB, kendaraan pribadi yang menyeberang ke Pulau Jawa berjumlah sekitar 1.501 unit, sementara hingga Senin (19/6/2017), pukul 08.00 WIB, jumlah kendaraan pribadi dengan penumpang yang menyeberang sebanyak 3.247 unit.

Melayani pemudik pada arus mudik tahun ini, PT ASDP Indonesia Ferry menyediakan 31 unit kapal roro dengan 111 perjalanan kapal (trip), lebih banyak dari sehari sebelumnya yang hanya melayani 107 trip kapal. Enam dermaga dioperasikan selama arus mudik lebaran, yaitu Dermaga I,II,III,V,VI dan VII, yang mulai dioperasikan, sementara Dermaga IV digunakan untuk sandar kapal tug boat TB Merak.

“Belum ada lonjakan arus penumpang, baik pejalan kaki maupun kendaraan, karena masih mengalir lancar dan diprediksi puncak arus mudik akan terjadi tiga atau dua hari sebelum lebaran,” ungkap Ahsan Muhtar, Senin (19/6/2017).

Selain kendaraan pribadi yang menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, sejumlah kendaraan truk, bus, roda dua terus menunjukkan peningkatan, meski belum terlihat signifikan, di antaranya kendaraan roda dua yang diseberangkan melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, mencapai 747 unit, bus sebanyak 838 unit,truk berbagai golongan sebanyak 1.465 unit sesuai data posko harian Bakauheni hingga pukul 08.00 WIB pagi.

Selain kendaraan berbagai jenis, Pelabuhan Bakauheni sejak H-6 juga telah menyeberangkan penumpang sebanyak 36.770 orang hingga pukul 08.00 WIB pagi ini, setelah pada malam sebelumnya, hingga pukul 20.00 WIB menyeberangkan 20.170 orang.

Sebanyak 36.770 orang penumpang  yang diseberangkan hingga pagi meliputi  penumpang pejalan kaki sebanyak 4.579 orang dan jumlah penumpang dalam kendaraan sebanyak 32.191 orang.

Selain kendaraan pribadi yang menyeberang, Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan yang bertugas di Terminal Terpadu Pelabuhan, menyebut arus kedatangan kendaraan pribadi yang mengantarkan penumpang pejalan kaki ke Bakauheni juga meningkat.

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Selatan, Rizal, menyebut kendaraan pribadi hanya diperkenankan mengantar penumpang di area terminal, sebab area terminal sudah penuh dengan kendaraan umum yang disediakan untuk bus, angkutan pedesaan, travel trayek berbagai kota di Lampung.

“Saat ini, jumlah kendaraan reguler sangat mencukupi, bahkan justru kekurangan penumpang akibat pejalan kaki belum banyak yang liburan lebaran, sehingga lebih banyak kendaraan yang menunggu di terminal,” terang Rizal.

Saat ini, kata Rizal, jumlah bus reguler di Terminal Pelabuhan Bakauheni berjumlah sekitar 90 bus reguler, travel sebanyak 250 unit, kendaraan angkutan pedesaan sebanyak 50 unit ditambah kendaraan jasa ojek untuk jarak dekat. Kendaraan bus reguler selain mengangkut calon penumpang pejalan kaki di kapal juga melayani trayek Terminal Bakauheni ke Rajabasa, dan beberapa kabupaten di Provinsi Lampung. Pihak Dishub Lamsel juga terus memantau sejumlah travel gelap atau travel tidak resmi yang beroperasi di Terminal Pelabuhan Bakauheni. (Henk Widi)

Lihat juga...