BALIKPAPAN—Sebanyak 200 angkutan kota yakni taksi argo di kota Balikpapan mendapatkan bantuan konverter kit untuk bahan bakar gas dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) pada tahun ini. Sebelumnya tahun 2016 lalu, Balikpapan mendapatkan bantuan konverter kit untuk kendaraan dinas sebanyak 150 unit.
![]() |
| Kepala Bagian Ekonomi Setdakot Baliklapan Arzaedi Rachman. |
“Bantuan ini Kelanjutan dari program pemerintah. Bantuannya juga sudah pasti, tanpa ada tanda bintang dalam anggaran 2017. Kalau ada bintangnya, masih abu-abu. Kita punya tanpa bintang,” ucapnya Kamis, (2/3/2017).
“Ini lagi dikomunikasikan ke pengusaha angkutan taksi argo melalui organda. Silahkan usulkan sebanyak-banyaknya nanti akan diteruskan. Sementara dapat 200 dulu, dan arahan Kementerian tahun 2010,” jelas Arzaedi.
Adapun jumlah angkutan taksi argo di Balikpapan diperkirakan sekitar 900 hingga 1000 yang beredar. Dan bagi taksi argonya yang belum mendapatkan bantuan, pihaknya akan mengusulkan kembali selanjutnya.
Ketika disinggung mengenai angkutan kota, menurutnya angkot kecil sekali untuk menempatkan alatnya. Karena dari sisi luasan angkot terutama bagian dalam akan makin sempit. “Kalau ditaruh di bawah tidak aman, khawatirnya kena banjir. Kalau di dalam sempit,” ujar mantan Lurah ini.
Arzaedi menargetkan pemasangan konverter kit ini akan dilakukan pada semester pertama 2017, karena kini dalam tahap lelang penetapan pemenang pemasangan konverter kit. “Pelelangan lagi tunggu masa sanggah. Target semester inilah,” tandasnya.
Selain itu, Dia menyebutkan fungsi Stasiun Bahan Bakar Gas (SPBG) dapat dimaksimalkan karena Balimpapan sudab ada tiga SPBG. “Perhitungannya satu SPBG Korelasinha bisa layani 400 hingga 500 kendaraan. Nah sekarang kan sudah ada 150 kendaraan, ditambah tahun ini 200 kendaraan,” tutupnya.
Jurnalis: Ferry Cahyanti/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Ferry Cahyanti