PLTU Teluk Balikpapan Beroperasi, PLN Kaltim Punya Cadangan 90 MW

RABU, 22 MARET 2017

BALIKPAPAN — Sejak mulai beroperasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Balikpapan, kini Kalimantan Timur punya cadangan 90 mega watt. Saat ini, PLN sistem Mahakam yang meliputi Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan Bontang memiliki daya mampu sebesar 498 mega watt. Beban puncaknya sekitar 408 mega watt.

Manajer Area PLN Wilayah Balikpapan, Natan.

Manajer Area PT PLN Wilayah Balikpapan, Natan, mengungkapkan, PLN memiliki tanggung jawab kepada pemerintah dan masyarakat melalui masuknya jaringan PLN yang akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Kalau listrik masuk, artinya pertumbuhan ekonomi akan terjadi sehingga adanya cadangan maka penambahan jaringan terus dilakukan,” ucapnya di sela kegiatan Musrenbang Kota Balikpapan 2018 di aula Pemkot.

Untuk itu, pihaknya siap melayani apabila ada investasi yang mau masuk, mengingat potensi pelanggan masih banyak seperti pelanggan rumah tangga dan bisnis.

“Dari sisi bisnis banyak calon kita yang akan investasi bangun di sini. Perumahan banyak tumbuh seperti di utara dan timur. Pelayanan perluasan jaringan distribusi juga perlu dilakukan,” tandas Natan, Rabu (22/3/2017).

Sementara itu, masih adanya pemadaman listrik di Balikpapan karena adanya pemeliharaan dan gangguan. Apabila pemadaman terjadi karena gangguan maka mesin tiba-tiba ngadat, sedangkan pemeliharaan dipastikan pemadaman akan terjadwal.

“Masih ada pemadaman karena banyak pohon-pohon tumbang sehingga mengganggu pelayanan. Kami terus berupaya apabila gangguan, langsung atau segera dituntaskan,” ujarnya.

Natan menambahkan, dalam mengantisipasi pemadaman, PLN sudah membuat perencanaan penggabungan sistem Kalimantan ke Kalsel dan Kalteng. Hal itu untuk memperkuat atau mengantisipasi gangguan jaringan.

“Misalnya, Samarinda bisa diisi yang lain dari selatan. Tentunya ini butuh dukungan semua pihak,” tambahnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...