Rumah Warna Warni Teluk Seribu Diharap Gerakkan Ekonomi Masyarakat

SELASA, 28 FEBRUARI 2017

BALIKPAPAN — Kehadiran destinasi wisata baru Rumah Warna-Warni Teluk Seribu di kota Balikpapan diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya yang tinggal di kawasan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Hal tersebut dikatakan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi usai peresmian, Selasa (28/2). 
Rumah Warna Warni Teluk Seribu

Ia mengatakan, kehadiran destinasi baru ini salah satu upaya menarik pengunjung datang, sekaligus dapat menjadi pemasukan dan semangat baru bagi masyarakat.

“Jangan dulu ngomong pemasukan asli daerah, tapi yang penting bisa menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dan menambah kunjungan wisatawan,”sebut Rizal. 

Wali kota Balikpapan Rizal Effendi

Disebutkan, masih ada yang harus dibenahi agar destinasi semakin menarik bagi pengunjung yang datang, seperti menambah fasilitas pendukung.

“Ada beberapa yang harus dibenahi, seperti di jalan masuk ini masih tanah, kemudian penyediaan toilet umum dan gazebo. Katanya Pertamina mau bantu, semua pengadaan ini dari CSR seperti catnya dari perusahaan juga,” jelasnya disela-sela melihat lukisan mural dan tiga dimensi. 

Disebutkan, pengadaan cat rumah nelayan dengan warna warni ini tanpa menggunakan APBD kota karena kondisi keuangan yang defisit. Peran aktif dari perusahaan diperlukan dalam pengembangan kawasan ini. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Oemy Fasesly mennyebutkan, ke depan, fasilitas pendukung seperti toilet dan gazebo termasuk pos keamanan akan dilengkapi secara bertahap. 

“Nanti akan dibantuk Pertamina empat toilet dan gazebo. Cat sudah dibantu oleh perusahaan Avian brands sebanyak 5 ribu. Nanti kita bangun pos pengamanan,” sebutnya. 
Dalam pengelolaan akan melibatkan kelompok sadar wisata, dan warga sekitar termasuk pemandu wisatanya. 
“Kita latih warga sekitar dalam pengelolaannya karena pengelolaan melibatkan warga sekitar. Ada 10 pemandu wisata yang kita siapkan,” ulas Oemy. 
Ia mengklaim, sejak dua pekan lebih destinasi ini dibuka sudah sekitar 2 ribu pengunjung datang, diantaranya dari Kaltim sendiri dan luar daerah lainnya seperti Bandung, dan Banten. 
Untuk diketahui, pesona destinas wisata rumah warna-warni Teluk Seribu ini menampilkan rumah nelayan yang dicat warna-warni dan lukisan mural, grafiti, tiga dimensi. Selanjutnya setelah menyusuri perkampungan nelayan, pengunjung bisa menyusuri sungai Manggar dengan perahu nelayan yang disewakan untuk 15 orang dengan biaya Rp300 ribu yang dilengkapi baju pelampung. 

Saat menyusuri di lagi hari atau sore hari akan melihat burung bangau dan pemandangan mangrove dan alam sekitar.

Jurnalis : Ferry Cahyanti / Redaktur : ME. Bijo Dirajo / Foto : Ferry Cahyanti

Lihat juga...