![]() |
| Pembenahan jalan trans Papua harus segera mendapatkan perhatian usai Pilkada ini. |
Permintaan tersebut terlontar dari Ketua Gabungan Pelaksana Kontruksi Seluruh Indonesia (Gapensi), Erick Wally ke sejumlah jurnalis di Kota Jayapura, Kamis (16/02/2017).
“Pesta demokrasi sudah berakhir, tinggal bagaimana pemerintah daerah menyelesaikan program-program pembangunan dan menjadi fokus,” kata Erick Wally.
Dalam proses Pilkada pasti ada pro dan kontra, namun dirinya berharap tetap kondusif dan kalau boleh tak ada masalah yang membuat terhambatnya pembangunan. “Agar pembangunan ini bisa kembali menjadi fokus,” tuturnya.
Menurutnya, hingga kini masih ada agenda besar yang harus diselesaikan dalam pembangunan Papua, salah satunya konektivitas jalan Trans Papua dan PON 2020 yang akan berlangsung di Provinsi Papua.
“Dengan adanya Pilkada ini, saya berharap pembangunan infrastruktur khususnya di Papua bisa berlangsung sesuai dengan yang diharapkan, terutama pencapaian dan progres pembangunan jalan trans Papua,” katanya.
Ia berharap juga paling tidak sebagian daerah di Papua itu bisa tersambung. Pihaknya kembalikan semua kepada pemerintah daerah. “Saya berharap konsentrasi untuk jalan trans Papua ini untuk lebih terang, terarah, terfokus agar 2018 kita sudah bisa menikmati apa yang menjadi keinginan pemerintah daerah,” ujarnya. Siapapun yang terpilih atau menang dalam Pilkada di 10 kabupaten dan satu kota, dapat bersinergi menjalin koordinasi dengan pengusaha. Khususnya kontraktor dalam proses pembangunan infrastruktur di daerah masing-masing.
“Sebagai Ketua Gapensi, saya mengimbau kepada peserta Pilkada, kalah menang bukan menjadi soal, tapi apa kontribusi kita terhadap pembangunan ini harus jadi komitmen kita,” kata Erick.
Dirinya tak menginginkan adanya masalah atau konflik yang disebabkan oleh Pilkada dan membuat agenda pembangunan pemerintah daerah terbengkalai. Pihaknya selaku kontraktor sebagai pelaksana pembangunan di Papua tak menginginkan terhambatnya proses pembangunan di Papua.
Jurnalis: Indrayadi T Hatta / Editor: Satmoko / Foto: Indrayadi T Hatta