Tim SAR Terus Cari Korban Tenggelam di Pesisir Barat Lampung

SENIN, 2 JANUARI 2017

LAMPUNG — Tim Search and Rescue (SAR) Lampung, terus melakukan proses pencarian terhadap beberapa korban yang dinyatakan hanyut di Pantai Labuhan Jukung Krui, Kabupaten Pesisir Barat Lampung. Menurut Deny Kurniawan, Humas SAR Lampung, insiden hanyut dan tenggelamnya sebanyak 11 orang saat berwisata di pantai tersebut, terjadi pada Minggu (1/1/2017), saat kondisi pantai sedang ramai dikunjungi wisatawan, menghabiskan liburan tahun baru.

Proses pencarian korban tenggelam oleh SAR Lampung.

Peristiwa tersebut, menurut Denny, terjadi di beberapa titik di antaranya sebanyak 5 orang hanyut di Pantai Labuhan Jukung dan sebagian di Pantai Berandai Pekon Mandiri Sejati Krui Selatan sebanyak 6 orang juga dinyatakan hanyut. Sebanyak 5 korban yang hanyut di Pantai Labuhan Jukung, ungkap Denny, berkat kerja sama kepolisian perairan, masyarakat, serta Satuan Polisi Pamong Praja dan Tim SAR, berhasil diselamatkan empat orang. Sementara, korban bernama Cahyono, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Di lokasi Pantai Berandai, sebanyak empat korban telah ditemukan, dua di antaranya selamat, dan dua di antaranya meninggal dunia. Korban yang ditemukan selamat di antaranya Angga dan Reka, sementara korban meninggal Alfianti dan Yani.

“Laporan awal dalam insiden wisatawan terseret ombak tersebut kita terima dan Tim SAR langsung diterjunkan ke lokasi untuk mencari korban yang belum ditemukan,” ungkap Denny Kurniawan, Kepala Seksi Humas SAR Lampung, mendampingi Kepala SAR Lampung, Sumpeno Yuwono, saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (2/1/2017). Korban Firman dan Arif, hingga kini belum ditemukan. Menurut Denny, korban meninggal dan selamat langsung dibawa ke Puskesmas Krui untuk penanganan lanjutan. Korban selamat yang masih berada di Puskesmas langsung mendapat perawatan medis semantara korban meninggal setelah mendapat penanganan di Puskesmas segera dibawa pulang oleh keluarga untuk dikebumikan.

Personil SAR melakukan persiapan pencarian korban yang belum ditemukan.

Proses pencarian sejak Minggu (1/1/2017), menurut Denny, dilanjutkan pada siang ini (2/1/2017) dengan menerjunkan sebanyak 6 personil dengan perahu karet (rubber boat) yang diturunkan dari Pantai Tanjung Setia dikarenakan penurunan perahu karet dari Pantai Mandiri terkendala gelombang yang mencapai 4 meter. Proses pencarian pada hari ini, ungkapnya, dilakukan untuk mencari korban yang belum ditemukan di antaranya Firman (21) dan Arif (21) yang merupakan warga kecamatan Kebon Tebu, Kabupaten Lampung Barat. Selain melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, polisi perairan Polres Lampung Barat, Tim SAR Lampung juga menerjunkan peralatan 1 truk personil, perahu karet, dan peralatan selam sebanyak 3 set.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Lihat juga...