Posko Siaga SAR Lampung Antisipasi Insiden di Selat Sunda

SABTU, 24 DESEMBER 2016

LAMPUNG — Meningkatnya arus pelayaran di lintasan Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dengan menggunakan moda transportasi kapal roll on roll off (Roro), mendapat perhatian dari kantor search and rescue (SAR) Lampung. Arus mulai meningkat dalam akhir pekan ini diantisipasi dengan menyiagakan personil jika terdapat insiden di laut, diantaranya penumpang terjatuh dari kapal, kecelakaan kapal serta insiden lain. 
Peralatan personil SAR Lampung di Bakauheni
Humas SAR Lampung, Deni Kurniawan menyebutkan, penyiapan posko sudah dilakukan sejak Jumat (22/12) selama arus angkutan Natal dan Tahun Baru di pelabuhan Bakauheni. Pendirian merupakan upaya kantor SAR Lampung yang hadir selama 24 jam untuk melakukan tindakan cepat terhadap kejadian kecelakaan khususnya di laut. 
Meski demikian personil juga akan siaga terhadap laporan kecelakaan pelayaran, kecelakaan penerbangan, bencana atau musibah lainnya. Menurutnya, posko siaga SAR Lampung di Bakauheni akan efektif bertugas dengan personil sebanyak 5 orang dan akan bertugas selama angkutan Natal dan Tahun Baru hingga tanggal 1 Januari 2017 mendatang.
“Betul kami sudah siagakan sejak kemarin dan hari ini sudah mulai bertugas dengan peralatan dan personil yang sudah disiagkan untuk mengantisipasi insiden di laut berkoordinasi dengan ASDP, OPP dan Kepolisian yang juga bertugas di sini,”terang Deni Kurniawan kepada Cendana News, Sabtu pagi (24/12/2016).
Selain mendirikan tenda posko, personil SAR yang disiagakan di Pelabuhan Bakauheni tepat di dekat dermaga tiga Pelabuhan Bakauheni dan kantor Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Bakauheni Merak juga menyiagakan mobil dmax compartemen yang di dalamnya dilengkapi peralatan VAR (vehicle accident rescue) serta peralatan selam. 
Petugas siaga di posko SAR Bakauheni
Deni Kurniawan menyebutkan, selain menyiagakan petugas SAR Lampung di posko angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di Pelabuhan Bakauheni, sejumlah personil juga ditempatkan di tempat wisata. Tempat wisata yang menjadi perhatian diantaranya lokasi wisata Pantai Sari Ringgung di Kabupaten Pesawaran dengan menempatkan sebanyak 6 personil berikut peralatan keselamatan, peralatan evakuasi, VAR, jika diperlukan diantaranya perahu karet, alat selam dan pelampung. Masa siaga Kantor SAR Lampung akan semakin diintensifkan saat pergantian tahun dari (31/12) hingga 1 Januari 2017 mendatang di sejumlah tempat wisata.
Selain personil SAR Lampung pantauan Cendana News posko siaga juga didirikan oleh Ditpolair Polda Lampung yang berada di dekat dermaga tiga pelabuhan Bakauheni. Selain penyiapan personil anggota Polair Polda Lampung, Polres Lampung Selatan juga menyiapkan unit kapal patroli untuk mencegah kecelakaan di laut selama angkutan Natal dan Tahun Baru. 
Kepadatan arus kendaraan yang terlihat dominan terjadi di sejumlah dermaga yang akan turun dari kapal menuju Pulau Sumatera. Kondisi penyempitan jalan di pintu keluar bahkan mengakibatkan kemacetan saat kendaraan akan keluar dari pintu Pelabuhan menuju sejumlah kota di Sumatera dengan dominasi kendaraan pribadi, roda dua dan bus.
Tempat Wisata Dapat Perhatian Selama Liburan
Sejumlah tempat wisata terutama pantai pantai di Lampung Selatan mendapat perhatian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan. Perhatian tersebut menurut Kepala BPBD Lampung Selatan, M.Darmawan dilakukan untuk mengantisipasi hal hal tak diinginkan di sejumlah tempat wisata akibat membludaknya jumlah kunjungan wisatawan dan juga kondisi perairan di Lampung Selatan yang masih dalam kondisi cuaca ektrem gelombang tinggi dan angin kencang.
M.Darmawan bahkan mengungkapkan, BPBD telah berkoordinasi dengan seluruh pengelola tempat wisata yang ada di Lampung Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), melakukan koordinasi dengan Badan Meteoroligi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk melihat kondisi cuaca terkini sehingga bisa menjadi acuan bagi pengelola tempat wisata untuk melakukan peringatan kepada pengunjung.
“Petugas di tempat wisata kami himbau melakukan pengawasan terhadap pengunjung tentunya dengan mempersiapkan alat alat keselamatan dan membuat batas aman untuk berenang atau aktifitas di tepi pantai,”ungkap M.Darmawan.
Polair siaga di Bakauheni selama angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017
Selain bagi pengunjung tempat wisata kepada para nelayan melalui DKP ia juga menghimbau agar aktifitas nelayan di perairan Lampung bisa melihat kondisi cuaca. Jika kondisi cuaca sedang tak bersahabat nelayan diminta untuk menghentikan aktifitas melaut untuk menghindari hal hal tak diinginkan.

Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Henk Widi

Lihat juga...