Pertumbuhan Ekonomi Melorot, Perlu Kembalikan Iklim Investasi ke Indonesia

RABU, 14 DESEMBER 2016

JAKARTA — Ketua Komisi XI DPR RI, Melchias Mekeng, menuturkan, meskipun ekonomi tahun 2016 di berbagai negara menurun, tapi Indonesia masih tetap survive dengan kondisi yang ada.

Suasana seminar refleksi akhir tahun di bidang ekonomi yang digelar Partai Golkar.

“Kita patut bersyukur di 2016, meskipun perekonomian di negara lain tidak menggembirakan, namun kita masih bisa survive,” ujar Mekeng dalam Seminar Refleksi Akhir Tahun Fraksi Golkar Bidang Ekonomi di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Mekeng menjelaskan, Presiden Joko Widodo dalam hal ini tidak pesimis, tetap optimis akan tercapainya ekonomi di angka 8 persen pada tahun 2018. Pertumbuhan ekonomi Indonesia, sesuai ekspektasi selama tiga kuartal I/2016, sebesar 5%. Meski demikian, pertumbuhan investasi melambat pada kuartal III, sebesar 4,1% secara tahunan, dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh 5,1%.

“Jokowi tidak pernah pesimis. Dia akan berusaha hingga mencapai 6 persen. Ini pernyataan menggelitik buat kita Golkar,” imbuhnya.

Jika, jelas Mekeng, pertumbuhan ekonomi naik 1 persen saja, mesti dibutuhkan Rp 1.000 triliun. Kebijakan ini bukan dari sisi APBN, tapi butuh investasi masuk di Indonesia.

Dirinya mengakui, kelesuan ekonomi tidak membuat pesimis. Pemerintah akan tetap menjalankan beberapa program yang bisa membuat stabilitas ekonomi tetap terjaga.

“Jadi, untuk pertumbuhan ekonomi tentu dibutuhkan banyak anggaran, banyak uang. Perlu mengembalikan iklim investasi ke Indonesia,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya menyarankan agar pemerintah dan seluruh elemen yang ada harus berpikir bagaimana caranya membuat investor lebih senang berinvestasi ke Indonesia. Hal yang harus dibereskan adalah pungli, baik di instansi pemerintahan maupun instansi lainnya. Agar lebih mementingkan kondisi ekonomi Indonesia, Fraksi Golkar rencananya Kamis 15 Desember 2016 akan menyelenggarakan seminar Outlook Ekonomi 2017 dengan tema Memantapkan Konsolidasi Fiskal, Mengakselerasi Pertumbuhan Berkeadilan.

Insha Allah besok di Hotel Mulia, kita bisa mengupas bagaimana cara menatap ekonomi Indonesia yang lebih baik di 2017 sehingga apa yang  dicita-ciptakan Jokowi itu bisa terwujud,” pungkasnya.

Jurnalis: Adista Pattisahusiwa / Editor: Satmoko / Foto: Adista Pattisahusiwa

Lihat juga...