Cegah Penyebaran di Kalangan TNI AD, Korem 074 Surakarta Gelar Pemeriksaan HIV

RABU, 14 DESEMBER 2016

SOLO — Memperingati Hari AIDS se-Dunia, Makorem 074/Warastratama Surakarta, Jawa Tengah, menggelar pemeriksaan HIV bagi anggota. Tak kurang 200 personil mengikuti pengambilan sampel darah yang digelar di Aula Makorem setempat. 
Petugas medis sedang mengambil sampel darah dari peserta
“Acara ini untuk menekankan anggota untuk mewaspadai penyebaran penyakit HIV/AIDS yang hingga saat ini belum ada obatnya. Pemeriksaan HIV ini sekaligus untuk menyadarkan masyarakat,” ucap Kepala Penerangan Korem 074 Surakarta, Mayor Infantri Mantang kepada CendanaNews, Rabu (14/12/16). 
Pemeriksaan HIV yang merupakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Solo ini mendatangkan lebih dari 50 tenaga medis dari lima Puskesmas. Tak hanya personil TNI AD, sejumlah anggota Organisasi Masyarakat (Ormas) juga mengikuti pemeriksaan.
“Untuk masyarakat umum juga banyak yang ikut memeriksakan, karena kegiatan yang digelar terbuka untuk umum dan tidak dibatasi,” terangnya.
Digelarnya pemeriksaan HIV/AIDS di Makorem  itu tak lain untuk menekan angka penyebaran penyakit mematikan di dunia tersebut. Sebab, selama ini penyebaran penyakit yang berasal dari virus itu sangat tinggi. Data dari Kementerian Kesehatan menyebutkan, hingga 2015 lalu terdapat 191 ribu jiwa yang positif terjangkit HIV/AIDS.   
“Upaya untuk menekan ini salah satunya dengan sosialisasi dan pemeriksaan sejak dini. Jika terdeteksi akan mudah dilakukan upaya penanganan jangan sampai penyebarannya menular tanpa diketahui sebelumnya,” imbuh Mayor Mantang. 
Sampel darah yang akan diperiksa
Yang menjadi kendala hingga saat ini, bagi pengidap HIV/AIDS pada awalnya tidak tahu jika dirinya sudah terjangkit. Oleh karena itu, penyebaran semakin tinggi jika tidak dilakukan sosialisasi dan pemeriksaan dini. 
“Harapannya peningkatakan pola hidup sehat itu lebih ditekankan, terlebih bagi internal TNI. Dengan lebih hati-hati dan tidak ganti-ganti pasangan akan mengurangi resiko akan terkena penyebaran HIV/AIDS,”  pungkasnya. 

Jurnalis : Harun Alrosid / Editor : ME. Bijo Dirajo / Foto : Harun Alrosid

Lihat juga...