Anggota Komisi XI DPR Heru Gunawan Minta BPK Audit Dana PMN yang disalurkan kepada PT Sarana Multi Infrastruktur

KAMIS 8 DESEMBER 2016

JAKARTA—Anggota Komisi XI DPR RI Heru Gunawan Meminta Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI untuk Mengaudit PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Pasalnya, Perusahaan tersebut setiap tahun dapat Dana Penyertaan Modal Negara (PMN).
Anggota Komisi XI DPR RI Heru Gunawan.
 “Saya minta BPK turun tangan, sebab hingga kini dana PMN yang sudah tersalurkan sekitar Rp24.3 Triliun. Itu Mesti diaudit, karena PMN harus betul betul digunakan untuk biaya pembangunan,” ujar Heru di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (8/12/2016).
Selama ini, kata Heru, Komisi XI belum tahu laporan keuangan komprehensifnya seperti apa. Dilihat dari catata termasuk dengan rencana kerja yang akan dilakukan.
“Belum ada paparan yang jelas dari PT SMI berapa sebetulnya kebutuhan PMN untuk tahun 2017. Ini penting sebagai bentuk pengawasan DPR terhadap kinerja keuangan BUMN,” ungkapnya
Untuk itu, dirinya menyarankan BUMN agar PMN yang disalurkan kepada PT. SMI hendaknya tidak digunakan untuk menutup angsuran menunggak yang diberikan kepada sejumlah debitur.  Dalam hal ini, Komisi Keuangan DPR minta agar pencairan PMN 2017 dapat ditempatkan dalam rekening terpisah, guna memudahkan pengawasan, supaya PMN yang digunakan bisa sesuai dibutuhkan.BPK, lanjutnya, perlu melakukan audit dengan tujuan tertentu atas PMN yang sudah dicairkan sebelumnya.
“Saya berharap ini jadi catatan penting. Kita ingin PT SMI sebagai alternatif tujuan pembiayaan pembangunan bisa berjalan dengan lebih baik kedepannya,” tutupnya
Jurnalis: Adista Pattisahusiwa/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Adista Pattisahusiwa
Lihat juga...