Wagub NTB: Langkah Pencegahan Lebih Efektif Atasi Pungli Daripada Penindakan

KAMIS 8 DESEMBER 2016

MATARAM—Langkah pencegahan dinilai akan lebih efektif dalam upaya mengatasi masalah pungutan liar (Pungli) yang berlangsung di lingkungan aparatur pemerintahan, instansi penegak hukum maupun instansi dan badan layanan publik lain.
: Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Amin saat membuka rapat koordinasi pengawasan daerah (Rakorwasda) Inspektorat di hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (8/12/2016).
“Dalam upaya mengatasi masalah Pungli di instansi dan badan layanan publik di NTB, tindakan pencegahan harus lebih banyak dilakukan, karena akan lebih efektif daripada langkah penindakan,” kata Amin.
Menurutnya upaya pencegahan, selain menyelamatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan praktik korupsi, uang negara juga bisa diselamatkan dan tidak sampai hilang akibat praktik pungli maupun korupsi.
Sementara kalau langkah penindakan, efeknya hanya jangka pendek, kemudian dari sisi penangan perkara juga sudah jelas akan memakan biaya banyak.
“Tindakan pencegahan pungli dan korupsi di kalangan ASN bisa dimulai dari pengawasan internal, termasuk memperbaiki kualitas layanan menjadi lebih berkualitas, transparan dan profesional.”
Kepada masyarakat, Amin juga meminta supaya tidak membuka peluang terjadinya pungli dan praktik korupsi di kalangan ASN, dengan tidak memberikan suap saat melakukan pengurusan perizinan maupun pengurusan administrasi lainnya.
Jurnalis; Turmuzi/Editor; Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Lihat juga...