Ini 5 Moment Lebaran di Era Presiden Soeharto yang Tak Bisa Dilupakan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Ibu Tien dan Pak Harto sungkem kepada ibunda KRA Soemoharjomo (Soehartolibrary.id/Cendananews.com)

5. Kartu Pos Lebaran

Satu hal yang juga sulit dilupakan saat perayaan Idul Fitri di era kepemimpinan Presiden Soeharto, adalah ucapan selamat lebaran kepada anggota keluarga, sanak saudara ataupun kerabat jauh, melalui kartu pos.

Di era sebelum ada SMS, E-Mail, Twitter, Facebook atau WhatsApp, kala itu surat serta kartu pos memang masih menjadi primadona. Tak heran, bagi mereka yang tak bisa pulang kampung atau mudik di hari lebaran, membaca surat dari orang terdekat adalah pengobat rindu yang sempurna.

Di masa itu, kartu pos lebaran dibuat dengan sederhana. Berupa satu lembar kertas berukuran 4 x 6 inch, dengan aneka ornamen hiasan di bagian depannya. Penulisan pesan sendiri dilakukan di bagian belakang kartu pos, sehingga akan dengan mudah dibaca oleh setiap orang yang memegangnya.

Lihat juga...