Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia Jadi 8.211 Kasus 

Editor: Koko Triarko

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, saat jumpa pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (24/4/2020). -Foto: M Hajoran

JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat Jumat 24 April 2020 siang jumlah kasus positif Covid-19 mengalami kenaikan menjadi 8.211 kasus. Dimana jumlah yang meninggal mencapai 689 orang dengan 1.002 pasien sembuh.

“Perkembangan terbaru, hari ini Jumat 24 April 2020, pukul 12.00 WIB,  terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 436 kasus. Sehingga total kasus positif Covid-19 menjadi 8.211 kasus, dari jumlah hari sebelumnya sebanyak 7.775 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, saat jumpa pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Sementara itu, kata Yuri, pasien sembuh juga terus mengalami penambahan. Hari ini ada penambahan pasien sembuh sebanyak 42 orang, yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia. Sehingga jumlah total yang sembuh hingga hari ini 1.002 orang, sebelumnya jumlah yang dinyatakan sembuh sebanyak 960 orang.

Sedangkan pasien positif Covid-19 yang meninggal juga terus bertambah. Hari ini ada penambahan 42 orang, sehingga total yang meninggal hingga hari ini sebanyak 689 orang, dari sebelumnya 647 orang.

Yuri mengingatkan, penambahan kasus yang terus bertambah harus menjadi perhatian semua pihak. Penambahan kasus positif menunjukkan masih ada yang belum melaksanakan isolasi, masih ada penularan karena kontak dekat, dan masih ada yang belum rajin cuci tangan pakai sabun.

“Untuk itu agar masyarakat menjaga jarak dalam komunikasi sosial. Baik dengan orang di luar rumah maupun di dalam rumah. Selain itu, masyarakat juga harus menghindari kerumunan dan menggunakan masker saat ke luar rumah dan cuci tangan dengan sabun,” jelasnya.

Lihat juga...