Inilah Sebaran Kasus Positif Covid-19 di 34 Provinsi
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 263 kota/kabupaten di Indonesia terdampak Covid-19. Angka ini naik dibanding hari sebelumnya yang tercatat 257 kota/kabupaten. Seluruh provinsi di Indonesia telah terdampak, yang ada 263 kabupaten/kota.
“Adapun hingga hari ini, pertambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 283 kasus menjadi 7.418 orang. Kemudian pasien sembuh bertambah 71 orang menjadi 913 orang. Sementara itu kasus meninggal bertambah 19 orang menjadi 635 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers di Gedung BNPB, Jakarta, Rabu (22/4/2020).
Yuri menegaskan agar masyarakat mematuhi anjuran pemerintah. Salah satunya adalah dengan tidak mudik atau tidak kembali ke kampung halaman. Sebab, ini berpotensi menyebarkan virus corona ke orang lain.
“Karena perjalanan kita tidak aman akan sangat mungkin kita bertemu dan terpaksa kontak dekat dengan OTG (orang tanpa gejala) dan orang gejala ringan di kendaraan, di terminal, di stasiun, di rest area atau di toilet umum atau bahkan kita sendiri membawa virus. Tanpa gejala, atau gejala ringan,” ujarnya.
Berikut adalah sebaran kasus konfirmasi positif Covid-19 di 34 provinsi di Indonesia: 1. Aceh: 7 kasus, 2. Bali: 152 kasus, 3. Banten: 337 kasus, 4. Bangka Belitung: 8 kasus, 5. Bengkulu: 8 kasus, 6. DI Yogyakarta: 75 kasus, 7. DKI Jakarta: 3.383 kasus, 8. Jambi: 13 kasus, 9. Jawa Barat: 762 kasus, 10. Jawa Tengah: 479 kasus.
Kemudian ke-11. Jawa Timur: 638 kasus, 12. Kalimantan Barat: 31 kasus, 13. Kalimantan Timur: 69 kasus, 14. Kalimantan Tengah: 82 kasus, 15. Kalimantan Selatan: 107 kasus, 16. Kalimantan Utara: 77 kasus, 17. Kepulauan Riau: 81 kasus, 18. Nusa Tenggara Barat: 108 kasus, 19. Sumatera Selatan: 89 kasus, 20. Sumatera Barat: 81 kasus, 21. Sulawesi Utara: 20 kasus.
Lalu ke-22. Sumatera Utara: 93 kasus, 23. Sulawesi Tenggara: 37 kasus, 24. Sulawesi Selatan: 387 kasus, 25. Sulawesi Tengah: 29 kasus, 26. Lampung: 27 kasus, 27. Riau: 35 kasus, 28. Maluku Utara: 12 kasus, 29. Maluku: 17 kasus, 30. Papua Barat: 8 kasus, 31. Papua: 123 kasus, 32. Sulawesi Barat: 8 kasus, 33. Nusa Tenggara Timur: 1 kasus, 34. Gorontalo: 7 kasus.
Data yang dicatat tersebut, sebut Yuri diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 55.732 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 38 laboratorium. Sebanyak 47.361 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 7.418 positif dan 39.943 negatif.
“Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 193.571 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 17.754 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 263 kabupaten/kota di Tanah Air,” ujarnya.