PHM Tingkatkan Pemahaman Standar HSE

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Tingkatkan pemahaman terhadap standar Health, Safety & Environment (HSE), PT Pertamina Hulu Mahakam selaku operator di Wilayah Kerja (WK) Mahakam sejak 2018, kembali mengadakan Forum Komunikasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lindungan Lingkungan (K3LL) 2019, di Balikpapan, Kamis (28/2).

Direktur PHM, Denie S. Tampubolon, mengharapkan agar melalui kegiatan ini tercapai suatu pemahaman bersama akan pentingnya peningkatan kemitraan yang berlandaskan pada komitmen HSE yang kuat.

“Dengan pemahaman yang sama terhadap standar HSE, akan tercipta lingkungan kerja yang kondusif dan operasi yang aman. Keberhasilan PHM dalam aspek HSSE, adalah berkat kontribusi dan dukungan dari para mitra kerja kami,“ katanya, kepada sekitar 500 peserta Forum K3LL, Kamis (28/2/2019).

Dengan meningkatnya aktivitas operasi di WK Mahakam pada 2019, peran serta mitra kerja sangat strategis dalam mendukung PHM mencapai objektif K3LL.

Pada kesempatan tersebut, juga dipaparkan pencapaian kinerja K3LL 2018. PHM mencapai rekor yang baik, yakni hanya satu kejadian yang menyebabkan Kehilangan Hari Kerja (Lost Time Injury/LTI). Masih jauh di bawah target yang diizinkan, meski telah mencatat 32,879,662 jam kerja (man hours) hingga 27 Februari 2019.

Capaian kinerja tersebut mencerminkan kesadaran akan budaya keselamatan kerja yang tinggi di PHM. Selain itu, pada 2018 PHM meraih sejumlah akreditasi dan penghargaan berkenaan dengan K3LL.

Acara bertajuk Zero LTI – Kita Bisa, tersebut menurutnya dalam upaya memelihara keselamatan kerja sebagai nilai utama (core value) serta menjaga kinerja dan hubungan yang profesional dengan para mitra kerjanya.

Dalam ajang tahunan di WK Mahakam ini, PHM mengundang lebih dari 200 perusahaan mitra kerja yang mempunyai kontrak pengadaan barang dan jasa, dengan kualifikasi usaha kecil, menengah dan besar, yang masih berlaku pada periode 2018-2019 atau pun yang pernah terdaftar pada 2018.

Turut hadir Direktur Teknik dan Lingkungan Migas, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, DR. Ir. Adhi Wibowo M.Sc., dan Kepala Divisi Penunjang Operasi dan Keselamatan Migas SKK Migas, Bagus Edvantoro.

Lihat juga...