Wilayah III Jabar Siap Gelar UNBK 2019
Editor: Koko Triarko
BEKASI – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat, Herry Pansila Prabowo, mengatakan, sekolah menengah atas, baik swasta maupun negeri di Bekasi Kota dan Kabupaten sudah siap melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada 2019.
“Belajar dari pengalaman sebelumnya, tentunya wilayah Bekasi Kota dan Kabupaten sudah siap 100 persen, untuk melaksanakan UNBK,” kata Herry Pansila, Kamis (28/2/2019).
Kesiapan tersebut didukung dengan ketersediaan perangkat seperti komputer, sampai penyediaan modem khusus, antisipasi jika terjadi kerusakan jaringan internet. Sedangkan untuk jumlah komputer setiap sekolah, ketersediaannya menyesuaikan jumlah siswa yang ada di masing masing sekolah.
“Misalkan jumlah siswa ada 300 orang pelajar yang akan ikut UNBK. Maka, setidaknya jumlah komputer yang ada di sekolah tersebut minimal tersedia 100 unit. Sehingga pelaksanaan UNBK dapat dilaksanakan dengan pembagian tiga sisi,” katanya.
Begitu pun untuk soal, Herry, sapaan akrab mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok ini, memastikan tidak akan sama antarsoal satu dengan lainnya. Artinya, setiap peserta UNBK akan mendapatkan pertanyaan berbeda. Sehingga tidak ada kesempatan peserta UNBK mencontek ke bangku sebelah, meski jarak duduknya dekat.
Untuk memaksimalkan pelaksanaan UNBK, Herry Pansila mengimbau kepada sekolah tingkat SMA/SMK sederjat, baik swasta maupun negeri, agar melakukan pengamanan pengadaan Komputer yang sudah ada, dengan penjagaan ketat, agar tidak terjadi pencurian dan lainnya.
“Khawatirnya komputer di sekolah hilang dicuri. Karena sudah banyak kejadian komputer sekolah hilang dicuri di Bekasi ini. Karenanya, harus dijaga ketat agar tidak menyulitkan ke depan,” tegas Herry Pansila.
Hal lain adalah meminta pihak sekolah, untuk memberi motivasi kepada pelajar yang akan mengikuti UNBK. Sehingga mereka bisa mengerjakan soal dengan baik, tidak mencari contekan dan lainnya. Motivasi dimaksud agar siswa bisa mengikuti UNBK secara mandiri.
Ia mengakui, Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan sudah maksimal dalam melakukan persiapan UNBK. Salah satunya dengan memberikan pelatihan khusus kepada praktisi dan proktornya. Untuk pelajar sendiri sudah dua kali diberikan pelatihan simulasi UNBK.
Ada pun mekanisme UNBK, terusnya, setiap sekolah akan ada server, nanti beberapa jam sebelum pelaksanaan UNBK mereka akan men-download soal, setelah itu koneksi offlne.
“Nanti setelah hari pelaksanaan UNBK, maka soal pertanyaan didistribusikan ke setiap line PC siswa melalui mekanisme username, password, token sehingga setiap siswa sudah bisa melaksanakan UNBK,” jelasnya.
UNBK 2019 akan dilaksanakan di sekolah masing masing. Kemungkinan ada satu sekolah hanya memiliki kurang dari 20, siswa maka direkomendasikan untuk bergabung dengan sekolah lain.
“Total sekolah SMA di wilayah III meliputi Bekasi Kota dan Kabupaten, mencapai 500 sekolah swasta, sedangkan sekolah negeri ada 96 sekolah. Di Bekasi Kota dan Kabupaten. Total hampir 600 sekolah yang akan melaksanakan UNBK,” pungkasnya.